Because I Chose You

Because I Chose You

  • WpView
    LECTURAS 65
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 27, 2018
"Lo seharusnya mati. Bukan malah ada disini dan buat gue semakin jenuh akan kehadiran cewek macam Lo" "Bukan aku yang ingin datang. Tapi takdirlah yang ingin aku tetap hidup dan berada disini. Dan kamu, nggak bisa merubah takdir itu. Sekalipun kamu mau." ________________ Bukan keinginannya untuk tinggal dirumah cowo sedingin Aditya. Tapi orang tua Adit lah yang menginginkan gadis itu tetap tinggal. Mungkin karena sesuatu yang mereka sembunyikan dari gadis remaja itu. Sesuatu yang bahkan bisa membuat nyawa dari gadis itu melayang jika tidak bersama mereka...
Todos los derechos reservados
#357
aditya
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • A New Beginning
  • Aribell
  • FAKE LIFE  [END]
  • Adeline
  • Sudah Terlambat ☑️
  • KaRa
  • VERA DENADIS KEYNA
  • ANTAGONIS ALVASYA [ON GOING]

Hidup yang dirasa sudah cukup happy bagi seorang adelia dengan menjadi budak corporate, punya keluarga yang suport, dan teman-teman yang selalu menghiburnya Tapi tidak dengan urusan percintaan, adelia selalu menghindari hal-hal yang berbau asmara. cukup menjadi pelajaran dimasa lalunya. Namun hal tersebut yang menajadi bahan bercandaan bagi teman-temannya dan ajang pencarian jodoh untuknya. " del, tadi ada yang liatin lo terus tau" "mana mana" bukan adelia yang menjawab namun teo yang terlebih dulu menyahut, "isshh, mulai keponya" timpal clara "siapa tau jodohnya si adel" "bener tuh kata si teo" balas clara adelia yang tidak berhenti memandang sosok di depannya yang berjalan tegap dengan kedua tangan dimasukan kedalam saku celananya, tatapan dengan sorot mata yang teduh itu sedang menatapnya. Tatapan dengan mata coklat indah yang mampu menenangkan sekaligus meluruhkan setiap yang memandangnya. "how are you adelia?" sapa orang tersebut tersebut Adelia yang hanya mematung menatap seseorang di depannya seperti tidak percaya akan bertemu kembali dengan dia serta mendengar suaranya. Apa dia akan meluruhkannya lagi?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido