I'm Fine

I'm Fine

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2020
Untuk sesamaku, para anak broken home. Aku mengetahuinya, aku merasakannya. Segala rasa sakit serta duka yang kau rasa. Seluruh malam-malam kelam yang kau lewati, Dengan tangisan dalam kesunyian, serta kegelapan kamarmu yang menjadi saksi. Buta bukan berarti tak dapat bermimpi. Sama seperti kamu, aku, dan mereka, Broken home doesn't mean broken dreams. -Hanya secercah harapan dariku, untuk kita Xavier Aldrich *** Angkat wajahmu, hadapi dunia. Benar, dunia kita yang telah begitu bobrok; berisikan orang-orang yang menyerah diawal. Ya, kau tak sendiri karena ada aku yang akan tetap menggenggam erat tanganmu, jika kau jatuh aku yang pasti akan menggapainya. -Untuk dirimu yang aku idamkan selama ini Latansha Deylade ---------- No copy right ya:)) ini karya hasil bikinan aku sendiri, ga plagiatin krya orng juga XD
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Enemies in Flames
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • [Complete] Fate in Chains
  • HOME SWEET HOME [SUDAH TERBIT]
  • FIZYA
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • 𝐁𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐇𝐨𝐦𝐞? {𝐄𝐍𝐃}

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines