Di Antara Sakit Sebuah Rasa

Di Antara Sakit Sebuah Rasa

  • WpView
    LETTURE 37
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, gen 10, 2021
Pernah merasakan Jatuh Cinta? Seperti apa rasanya? Bahagia bukan? Atau justru sebaliknya? Cinta, satu kata yang bisa membuat orang merasakan bahagia dan sakit hati. Apa kah bisa? Ya tentu. Bayangkan ketika kamu mencintai dan dicintai oleh seseorang yang tidak bisa dan tidak mungkin kamu miliki? Namun, kamu dengan dia sudah terbiasa bersama dan berusaha terus bersama? Bagaimana rasanya? Sakit? Ya, tentu. Namun di balik itu semua tersimpan alasan yang membuat hal itu terjadi.
Tutti i diritti riservati
#262
quote
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Ayo menepi dulu, sebentar saja.
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • cerita jatuh cinta
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)

[HIATUS] Indira tidak pernah meminta untuk dilahirkan dengan tubuh yang lemah. Tapi hari-harinya kini dipenuhi detak mesin, jarum-jarum tajam, dan dinding rumah sakit yang dingin. Tubuhnya tidak pernah benar-benar sembuh, tapi pikirannya terus mencoba kuat. Karena di sisi lain, ada Ella. Seseorang yang selalu ada di sana, dengan sabar, lembut, dan tak pernah menyerah. Ella yang datang dengan susu kotak saat dunia rasanya hambar, yang menemani sesi cuci darah meski hanya bisa duduk diam sambil menggenggam ujung jaket Indira. Namun semakin hari, semakin terasa: ada batas yang tak bisa lagi mereka pura-pura tak lihat. Indira mulai menjauh, bukan karena tidak cinta, tapi karena takut cinta itu perlahan berubah jadi beban. Ia merasa tak lagi layak untuk dicintai, apalagi saat tubuhnya sendiri terkadang tak sanggup berdiri lebih lama dari lima belas menit. Sementara Ella terus bertanya; mengapa kak Indira menarik diri? Apa salah jika ia ingin tetap di samping seseorang yang ia pilih untuk ia perjuangkan? Di antara rasa sayang dan amarah yang terpendam, keduanya mulai kehilangan arah. Mereka tak pernah bertengkar, tapi diam-diam saling menyimpan luka. Sampai pada akhirnya, sebuah sore yang sunyi di stasiun kecil menjadi saksi bahwa: keduanya duduk berdampingan, tanpa banyak kata. Hanya ada satu kalimat dari Ella, pelan namun penuh makna, "Ayo menepi dulu, sebentar saja." Bukan untuk pergi, bukan untuk berakhir. Tapi untuk istirahat dari semua hal yang memaksa mereka menjadi kuat setiap waktu. Namun yang tidak mereka tahu adalah... kadang, yang kita anggap hanya sebentar bisa jadi jeda terakhir sebelum semuanya berubah. "Aku ngerasa kayak mayat hidup, El..." "Ada aku, Ada Ella... Semuanya akan baik-baik aja, kak. Trust me..." Start ; Fri, May 16, 2025 End ; - By. awmawindh |; Seraphine.daine

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti