7 Hari Di Dunia

7 Hari Di Dunia

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 14, 2018
Daniel terbangun di tempat sunyi nan Gelap, dirinya kemudian didatangi sosok mengerikan yang mempertanyakan darimana dirinya berasal. sosok itupun menampilkan awal kejadian dirinya tiba di tempat tersebut. menyadari Hal itu, Daniel tersadar kalau dirinya sudah Tiada. dia pun ingin kesempatan kedua untuk menyelesaikan urusan duniawinya yang belum selesai. sosok itupun memberikan kesempatan tersebut dengan memberinya waktu selama 7 Hari di dunia untuk menyelesaikan urusanya. namun hal itu tak semudah yang dipikirnya, Sampai dirinya bertemu Anak jalanan yang Akan membantunya menyelesaikan urusan dunia nya. [Tantangan menulis novel 40 hari bersama Alena publisher] Awal publish : 11 september 2018
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Without Me
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • Fall in Love Again? ✔ (TAMAT)
  • ESCAPE. | Jake - Yujin ✓
  • ALIANDO
  • The Flow of My Life [END]
  • Aksara Lingga
  • BROKEN HEART [END]
  • When I Meet You

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines