S.A.T.U
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 9, 2018
Siapa yang tidak tau atlet tunggal putra Anthony S Ginting,Jonatan Christie,Ihsan Maulana Mustofa,Kevin Sanjaya S,dan Markus Gideon ? Pecinta bulutangkis pasti tau siapa mereka? kisah perjalanan nya didunia bulu tangkis sudah tidak asing lagi,5 atlet ini lah yang sering banyak digemari oleh para wanita. Seperti apa kisah persahabatan mereka dan keberhasilan yang mereka raih untuk Indonesia?
All Rights Reserved
#152
kevin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEVIN || About Badminton Athletes
  • Boy Friend or Boyfried?
  • Last Love [✓]
  • Call You Mine ✔
  • My (Ex)Boyfriend [Rian Ardianto]
  • [TAMAT] Masih SMA!
  • Kawin dulu, baru nikah?! ✔
  • TK Tepok Bulu Angsa
  • SOULMATE | Kevin Sanjaya √
  • True Love

Kevin Sanjaya, rank 1 atlet bulu tangkis dunia serta pemain terbaik dunia BWF World Tour itu kini harus harus menelan takdir pahitnya di 2021. Kekalahannya atas Malaysia di Olimpyc Tokyo 2020, membuatnya begitu tertekan dan memutuskan untuk menjauhkan diri dari awak media. Menenangkan diri adalah pilihannya. Cowok berdarah kelahiran Banyuwangi itu akhirnya memutuskan kembali pulang untuk sejenak beristirahat dari situasi ini. Sekejap ia melupakan kekecewaannya yang sudah gagal membawa nama baik Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, ada dua hal yang tiba-tiba menghantui pikirannya. Jatuh hati, sedangkan ia sudah berjanji untuk tidak berpacaran sebelum mendapatkan Gold Medals untuk sang Negeri. "Disaat terjebak antara asmara dan Indonesia." ---- [Terinspirasi dari perjuangan perwakilan Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 2020] Nb : Harap bijak dalam berkomentar. Real pemikiran author, dan tidak boleh disangkut pautkan dengan RL Kevin Sanjaya. Karena cerita ini murni fiksi. Rank: 2 in badminton [15 September 2021] 2 in pbsi [29 Mei 2022] 7 in atlet [30 Juni 2022] 5 in badminton [20 Agustus 2022] 4 in pelatnas [10 Desember 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines