Story cover for Decision Confusing by user18478191
Decision Confusing
  • WpView
    LECTURI 37
  • WpVote
    Voturi 2
  • WpPart
    Capitole 2
  • WpView
    LECTURI 37
  • WpVote
    Voturi 2
  • WpPart
    Capitole 2
În curs de desfăşurare, Prima publicare sep 10, 2018
Sebuah persahabatan yang isinya orang gak waras itu bisa langgeng dan samawa. Seperti cerita ini, isinya cewek-cewek gaje binti sengklek. Hanya ada satu yang kalem, itupun kadang tengil. Suka nyuri tomat. Dan mereka punya muka yang unik-unik.

Penasaran? makanya baca.
Toate drepturile rezervate
Înscrie-te pentru a adăuga Decision Confusing la biblioteca ta și primește actualizări
sau
Linii directoare referitoare la conținut
S-ar putea să-ți placă și
S-ar putea să-ți placă și
Slide 1 of 9
BUTTERFLY (Metamorphosis Of The Soul) - [✓] cover
Beside the Office Desk ‐ Jaeyi Seulgi [END] cover
Nada tanpa Nama cover
Me Vs Inscurities [SELESAI] cover
VAVIN /VARO AND VINA cover
SI CEGIL DAN KAKEL IDAMAN cover
Senja Yang Dinantikan cover
SINAR LAUTAN cover
STEP SISTER ? ✅️ cover

BUTTERFLY (Metamorphosis Of The Soul) - [✓]

42 capitole Complet

Woo Seulgi selalu percaya bahwa dunia ini terlalu dingin untuknya. Terjebak dalam realitas yang pahit, dia belajar untuk menjaga jarak, menutup diri, dan tidak membiarkan siapa pun masuk ke dalam dunianya yang kelam. Namun, semua itu mulai berubah saat Yoo Jaeyi datang-seperti angin musim semi yang perlahan melelehkan lapisan es di hatinya. Jaeyi tidak pernah takut mendekati Seulgi. Dengan kesabaran dan kehangatannya, dia perlahan merayap masuk ke dalam kehidupan Seulgi, membawa warna baru yang tak pernah Seulgi bayangkan sebelumnya. Tapi ketika perasaan mulai tumbuh, ketakutan juga ikut menyertai-takut terluka, takut kehilangan, takut berharap terlalu banyak. Di tengah konflik keluarga, ketakutan akan masa depan, dan kehadiran seseorang yang mengaburkan batas antara persahabatan dan cinta, Seulgi harus memilih-apakah dia akan terus bersembunyi di dalam kepompongnya, atau berani terbang dengan sayap yang baru tumbuh. Karena tidak ada yang tahu ke mana angin akan membawa kupu-kupu yang baru belajar terbang.