OLIVIA

OLIVIA

  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 18, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Semakin kamu dingin semakin aku menyukai mu semakin kamu nyebelin semakin kamu ngangenin Semakin lama aku menunggu semakin tumbuh rasa cintaku -OLIVIA sikap kita memang bertentangan tapi aku yakin dua insan yang berbeda bisa disatukan dalam ikatan hubungan dengan penuh kenyamanan asal mau membangun bersama hubungan tersebut dengan penuh keyakinan -STEFAN menurut ku cinta bukan tentang mencintai dan dicintai, menyayangi dan disayangi, mengasihi dan dikasihi, memiliki dan dimiliki tapi tentang bagaimana mana sepasang kekasih dapat membangun sebuah kenyamanan dalam segala keadaan hingga menjadi kesimpulan bahwa cinta adalah sebuah harapan -OLIVIA Jika Kamu itu sandal maka aku rela menjadi tanah agar selalu merasakan jejak mu I want you Stefan Alexander -Olivia Wilde Maheswara btw ini cerita pertama saya jadi masih amatiran ya jangan lupa vote biar tambah semangat saya buat nulis
All Rights Reserved
#358
dilema
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Psychopat [SELESAI]
  • ALYA (END)
  • AL - TA [END]
  • WHO ?
  • BE A RAINBOW
  • DATANG SETELAH LUKA (Proses Terbit)
  • dimana janji tersebut
  • COOL BOY [COMPLETED]
  • ZATARFA (Tamat)
  • Because I'm Stupid (End)

⚠️WARNING!! ⚠️ BIJAK MEMILIH BACAAN⚠️ "Kau harus ku beri hukuman karna kau sudah berani mendekati pria lain!" Katanya dengan tatapan dingin dan memperlihatkan aura gelap yang sialnya itu menambah ketampanannya. "Kau bukan siapa-siapa aku, jadi kau tidak berhak menghukum ku karna aku dekat dengan pria lain!" Tegas gadis itu membuat pria di hadapannya semakin marah. "Sudah berani melawan hm?" Tanyanya penuh penekanan dan tak lupa dengan tatapan nya yang tajam seperti pedang. "Kenapa aku harus takut padamu?" Gadis itu tampaknya memang senang memancing emosi lelaki di hadapannya ini. "Alexandra!" Tekannya dengan emosi yang akan meledak, alexa pun dengan susah payah menelan saliva nya. "Kenapa? Kenapa sikapmu selalu berubah?! Kadang kau memperlakukan ku lembut, tapi kau juga selalu memperlakukan ku kasar seperti hewan peliharaan!" Cecar alexa dengan amarah yang sudah mengepul di kepalanya. "Aku mencintaimu, dan kau...memang peliharaan ku." Ucapnya santai membuat alexa ingin sekali menghajar wajah sombong pria di hadapannya. "Tuan leovano, kau sangat tampan..." Alexa menggantung kalimatnya, "...tapi sayang, kau bukan manusia. Kau adalah iblis!" Leo menyeringai membuat alexa menatapnya was-was takut terjadi hal yang tidak di inginkan, leo terus melangkah mendekati alexa, alexa reflek memundurkan langkahnya hingga membentur dinding. Alexa tidak bisa kabur sekarang, leo sudah berada di hadapan alexa dengan senyuman anehnya dan itu membuat tubuh alexa meremang. "Ya aku adalah iblis, apa kau mau lihat aksi gila ku? Akan ku tunjukan padamu." Ucapnya dengan tertawa bak psikopat membuat alexa merinding. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah alexa akan bisa kabur dari leo? Atau mereka akan saling jatuh cinta? jangan lupa baca yaa , vote dan komennya juga yaa follow akun wp aku jugaa!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines