Double K

Double K

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 16, 2018
Udah deh capek aku gini terus kamu nya seenaknya sendiri... Lupakan masa lalu kita... Maaf aku sering buat kamu sedih... Udah aku pengen sendiri dulu... Kita sampe sini dulu aja... Suatu hari bakal ketemu lagi Terimakasih udah pertahanin sampe sekarang,sekarang kamu bebas ~ Kenan Melviano Ini tentang Kenan yang menuduh Kara jika Kara selingkuh dengan sahabatnya sendiri membuat Kara sakit hati dan mendiamkan Kenan. Tetapi ternyata Kenan tidak peduli jika Kara marah padanya.
All Rights Reserved
#7
possessif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Backstreet
  • Repas
  • Where Are You?
  • My Protector, Arvin [END]
  • Belonging To The Killer  [On Going]
  • The Cheerful Girl : Caramel
  • BRIANDRA ALDRIC [REPUBLISH]
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • A Twist Of Fate
  • POSSESSIVE BROTHER

(Cover by pinterest) (Sedang tahap revisi) Saat dirasa nafas keduanya hampir habis, Edgar pun melepas tautannya. Dengan kening yang masih menempel satu sama lain, Edgar berbisik pelan. "Janji mau nurutin perintah gue?" Keesha yang tengah berusaha menetralkan detak jantung dan nafasnya yang sedikit terengah pun hanya bisa menatap Edgar tanpa berkedip. "Jangan deket sama cowok manapun termasuk Adrian," perintahnya dengan nada pelan tanpa menghilangkan syarat akan penekanan didalamnya. "Aku gak suka." Aku? "Janji?" tanya Edgar menyadarkan Keesha dari lamunannya akan panggilan Edgar tadi. "Iyan itu pengecualian," ujar Keesha mencoba bernegosiasi. Keesha mana bisa menjauhi sahabatnya itu. "Gak ada pengecualian. Siapapun itu aku tetep gak suka kamu deket sama cowok lain," tegas Edgar. Lalu tatapannya kembali terpaku, menatap kearah bibir Keesha. Sejenak hanya ada hening menyelimuti. Sampai terdengar helaan nafas keluar dari mulut Edgar. "Maafin aku." Dan lagi, Edgar melakukannya lagi. Kali ini lebih dari yang pertama. Entah bagaimana keadaan Keesha saat ini. Tidak ada kata yang bisa mendeskripsikan keadaanya sekarang. *** Tidak selamanya aku dan kamu menjadi kita. Ada kalanya kita adalah aku, kamu dan dia. Karna kita adalah rasa yang tepat, diwaktu yang salah. Tanggal publish 26 april 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines