Kamu berhasil menyapu bersih dia dari fikiran ku dan mengisinya kembali dengan dirimu. Setelah hampir seluruh nya tentang mu, dengan gontai kau pergi tanpa menoleh ku. Apakah aku terluka? Apakah aku sedang menunggu? Benarkah?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Tak selamanya, impian menjadi semangat untuk menjalani hidup,
Bahkan, ketika kamu dan aku, tidak bisa saling melepaskan.
Aku dan kamu yang di takdirkan hidup dengan keegoisan.