Secret Admirer

Secret Admirer

  • WpView
    LECTURES 692
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Chapitres 15
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juin 28, 2019
Aka tak menyadari bahwa tali sepatu yang ia kenakan terlepas dari ikatannya. Aka pun terjatuh, dan menjadi objek tertawaan Siswa-Siswi SMA Bakti Jaya. Aka pun merasa sangat malu dan tak berniat sedikitpun untuk berdiri. Ketika Aka mengikat tali sepatunya, tampak olehnya kaki seseorang lelaki dengan menggunakan sepatu berwarna navy berdiri di depannya. Seseorang itu, menjulurkan tangannya untuk membantu Aka untuk berdiri. "Berdiri!!" seru lelaki itu. Aka juga menjulurkan tangannya untuk berdiri di bantu oleh lelaki tersebut. Perlahan Aka melihat wajah lelaki itu dan menatap matanya tanpa berkedip. Aka tersentak kaget, karena lelaki itu melambaikan tangannya untuk menyadarkan Aka dari lamunannya. "Ahh anu, Ma.. makasih yah udah nolongin aku" ucap Aka dengan suara yang sedikit bergetar. "Ya" singkat, padat, dan jelas. Itulah kenyataannya. Respon dari lelaki yang baru menolongnya tadi. "Eh Siapa namamu?" spontan Aka sedikit berteriak, lelaki itu pergi tanpa mempedulikan teriakan Aka. Happy Reading?
Tous Droits Réservés
#948
pengagum
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • INSECURE (On Going)
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • Ranaya
  • Sayang
  • Arsyilazka
  • NAUSY
  • Alfa & Eja [END]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu