101 day's

101 day's

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 23, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Don't leave me!" Teriak laki laki itu. Ruby berbalik,menatap nanar laki laki di hadapannya. "What do you want?" Tanya Rubby. Laki laki itu diam memutar kembali masa di mana 92 hari belakangan ini bersama gadis di hadapannya. "Say it! Jangan bikin gue bingung sama perasaan ini!" "I just want you to stay with me by" Ruby mengait tangan laki laki di hadapannya mengelus lembut tangan besar di genggamannya. Ruby tersenyum, menatap tepat kedua bola mata laki laki itu. "Thanks karna Lo udah ngisi hari-hari gue selama 92 hari kemarin" "Lo harus seneng, karena mulai sekarang gue akan pastiin gaakan gangguan kehidupan Lo lagi, selamat tinggal Xavier. . ." lirih nya kemudian ia berlari meninggalkan laki laki yang entah kapan ia cintai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Still Ours [Hiatus]
  • Maafkan Aku
  • Introduction of Love (End)
  • Promise
  • Friendzone (COMPLETED)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • BEDA DUNIA
  • Ruby [END]

"Hari ini, aku akan berhenti. Aku bangga pada diriku, aku tidak melakukan sesuatu yang berlebihan lagi. Ulang tahunnya tak terasa spesial bagiku. Tidak ada keinginan untuk memberikan sesuatu yang terbaik untuknya. Rupanya kamu selalu berhasil mendorongku menjauh. Aku pernah, menginginkan kabar darimu. Aku pernah ingin menjadi orang paling penting dalam hidupmu. Aku ingin menjadi yang utama dan pertama. Tapi, sejak kemarin, aku tahu sesuatu. Aku tahu bahwa chatmu denganku hanya dilakukan diwaktu luang." Raya mencintainya, dalam diam selama 4 tahun lamanya. Namanya Tio, sayangnya teman yang kemudian menjadi sahabatnya itu lebih memilih mengejar Vira. Bukan tak mengetahuinya, Tio tahu bahwa Raya menyukai dirinya, namun ia memilih untuk berpura-pura tidak tahu. Tidak pernah terlintas dalam benak Tio untuk membalas perasaan Raya, sedikitpun dia yakin dirinya tidak menyukai Raya. Bagaimana jika Raya mulai menjaga jarak dengan Tio? Bagaimana jika Raya sudah tidak bisa merasakan perasaan sayang untuk Tio? Akankah ceritanya jika suatu saat keadaannya berbalik?

More details
WpActionLinkContent Guidelines