Hope
  • WpView
    LETTURE 7
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, set 11, 2018
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Tiara adalah si gadis lugu yang mempunyai julukan super brain. Dia mempunyai target tinggi dalam belajar. Dia harus menjadi yang paling sempurna di kelasnya dengan nilai yang tidak main-main. Tuntutan orang tuanya yang begitu tinggi tidak membuat dia berkecil hati untuk menjadi ranking satu abadi di kelasnya. Akan tetapi, saat dia telah mencapai puncak, dia harus meniti kembali dari awal seolah dia kembali ke masa lalu. Dia mengalami kecelakaan yang membuatnya lupa ingatan. Dia hanya ingat kejadian setahun lalu saat dia kelas 1 SMA. Semuanya menjadi rumit ketika dia menganggap mantan pacarnya sebagai pacarnya. Pacarnya yang sekarang hanya bisa menggunakan kursi karena beberapa tulangnya patah. Semua orang menyalahkan Angga, pacar dari Tiara. Angga telah membuat Tiara menjadi gadis bodoh yang amnesia di tengah perjuangannya untuk melanjutkan kuliah di IVY LEAGUE. Bagaimanakah perjuangan Tiara untuk dapat bertahan dan tidak putus asa? 😊😊😊😊😊😊😊
Tutti i diritti riservati
#442
amnesia
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Coffee Of My Life
  • ON SIGHT (Completed)
  •  My Childish Girl
  • YOLANDA
  • POSSESIVE BOYFRIEND[END]
  • AL - TA [END]
  • SEMESTA
  • Would You Be Mine
  • Troublemaker's
  • Cewek kaktus

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti