COUSINPLE

COUSINPLE

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2019
"Dalam setiap untaian kata tersirat rasa penuh makna"-penulis Masa lalu bukan untuk dilupakan, tetapi untuk dikenang dan dijadikan acuan untuk masa depan. Masa lalu bukan untuk dibenci, ia hadir untuk memberikan pelajaran agar hidup lebih berarti. Bekas yang ditinggalkannya tidak selalu manis. Masa lalu yang pahit adalah alasan kita untuk bangkit. Membaca cerita ini berarti menggali masa lalu yang selalu Kiran coba lupakan, cerita kelam tentang keluarga,cinta,dan persahabatan. Kisah ini menceritakan tentang Kiran 3 tahun yang lalu. Di Jakarta, kota kelahirannya. Note : cerita ini banyak mengandung adegan kekerasan juga kata-kata kasar. Mohon bijak dalam membaca! Terima kritik&saran😊💕 Voment please😊💕
All Rights Reserved
#86
hati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • SKY TRAPPED [END]
  • ABRIAGI [END]✔
  • ALEYA~~
  • GILBY
  • MAVAKA
  • Javas Drexzer [END]
  • Albel
  • Dibalik Tawa
  • Innocent Captivate Girl [HIATUS]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines