The Writer's Notebook

The Writer's Notebook

  • WpView
    LETTURE 80
  • WpVote
    Voti 21
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, dic 9, 2018
Perfeksionis, clean freak, pintar nya minta ampun dan baik hati pula. Seorang penulis kaya raya yang baru berusia 18 tahun sering dicap sempurna oleh banyak orang. Gentiana Augurelt memiliki banyak kisah dibalik kesempurnaannya itu. Mulai dari dark past, keluarganya yang aneh, dan kisah hidup orang-orang disekitarnya. Kisah-kisah itu Gen kemas dalam ben tuk buku yang selalu menjadi best seller. "Terkadang kalau ada masalah yang tak bisa engkau selesaikan, senyum dan ketawain aja. Lama-lama kamu akan lupa bahwa kamu ada masalah"
Tutti i diritti riservati
#72
perpustakaan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • ALZEA (TERBIT)
  • Boy in COMIC
  • Korban Ghosting
  • Serena's Secret
  • My Bully My Obsession (GxG)(Season 1)
  • AURALASKAR |
  • ★BABY ZION★
  • ALTERIO

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia Alesya, gadis dengan senyum selebar cakrawala, tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur."

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti