Pacarku Memang Somplak

Pacarku Memang Somplak

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 13, 2018
"Dinda...jangan rindu sama abang sayang." "Kamu gak bakalan kuat." "Biar abang aja yang bawa tuh rindu." "Kamu cukup senyumin abang aja." Pletak. "Iiih kok mukul sih yang..." "Abang...abang...emang abang tukang bakso. Jangan ngaco deh." "emang sejak kapan kita jadian. Ngaku-ngaku jadi pacar aku." "Ya elah...Din,gak ingat saat abang tembak saat si pohon jengkol mekar daunnya." "Bintaaaaangggg......Ngaco!!" "Bisa serius gak sih kamu. Nyesel aku kadi pacar kamu." "Dindaaaaa......jangan....jangan nyesel maksudnya." Pletak......dan kembali si pacar huru hara tersambit-sabit kepalanya oleh sang pacar tercinta yang memang terkenal ringan tangan....ringan tangan mukul-mukul pacar tercinta maksudnya. Mau denger satu episode baru kisah mereka yang bikin pusing kepala bagi siapa pun yang melihatnya.....hayuuuukk......sok atuh....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adka Is BABY [FemDom]
  • CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI)
  • ZERO BASE (√)
  • Naughty Nanny
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • YES, BOSS ! (SELESAI)
  • Love in Difference
  • RAFA(Rain Rafa)
  • Still You (Completed)
  • Eat, Bread and Love (TAMAT)

ᴄʜɪʟᴅɪsʜ ʙᴏʏ sᴛᴏʀʏ 𝟸 Adka Frederick itu : -Manja -Cengeng -Pintar -Ceria -Sok keras -Lucu dan tampan -Bayik gede! Sebaliknya Natasyan Karla itu : -Dominan -Keren -Mandiri -Pintar -Cantik -Suka jahilin Adka! __________ "Karla~ aku pinjam bahunya sebentar~" Adka merengek manja, matanya luyu dan beberapa kali mengedip. "Buat apa?" Adka tersenyum manis walau dengan mata yang sudah mengantuk. "Aku kepengen bobok... boleh ya?" Matanya memelas. Karla menggelengkan kepalanya tanda tak mengizinkan. "Ngg... Kenapa?" Karla hanya diam tanpa menjawab. Ia menampilkan wajah datar dan menyeramkan. Membuat lelaki di sampingnya itu menciut. "Karla, aku ngantuk tau!" Sedih banget dirinya di tolak begini. "Kamu bisa sandaran di bahu mami Ila." "Gak mau!" "Yasudah, jangan bobok kalo gitu." "Karla~" "Naon sih?" "Sandaran yaa? Boleh kan? Boleh dong!" Lelaki itu segera memeluk bahu sempit milik Karla dan bersandar di sana sembari memejamkan mata. "Apa sih peluk-peluk gini? Sesek tau!" "Bodo amat, tau! Adka tuh mau bobok! Karla diem aja deh." Pada akhirnya Karla hanya bisa pasrah. Punya pacar manja sok keras kayak Adka memang melelahkan, namun sikapnya itu lah yang membuat Karla nyaman dan ingin menjahili Adka terus-menerus. Eh, gimana ya kalo Adka di jahilin dengan embel-embel kata putus? Seru deh pasti!

More details
WpActionLinkContent Guidelines