Pacarku Memang Somplak

Pacarku Memang Somplak

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 13, 2018
"Dinda...jangan rindu sama abang sayang." "Kamu gak bakalan kuat." "Biar abang aja yang bawa tuh rindu." "Kamu cukup senyumin abang aja." Pletak. "Iiih kok mukul sih yang..." "Abang...abang...emang abang tukang bakso. Jangan ngaco deh." "emang sejak kapan kita jadian. Ngaku-ngaku jadi pacar aku." "Ya elah...Din,gak ingat saat abang tembak saat si pohon jengkol mekar daunnya." "Bintaaaaangggg......Ngaco!!" "Bisa serius gak sih kamu. Nyesel aku kadi pacar kamu." "Dindaaaaa......jangan....jangan nyesel maksudnya." Pletak......dan kembali si pacar huru hara tersambit-sabit kepalanya oleh sang pacar tercinta yang memang terkenal ringan tangan....ringan tangan mukul-mukul pacar tercinta maksudnya. Mau denger satu episode baru kisah mereka yang bikin pusing kepala bagi siapa pun yang melihatnya.....hayuuuukk......sok atuh....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • More Than Senior
  • READER VS TUJUH BOBOIBOY
  • Its Oke [ChamxAll] ✔
  • KEPINCUT BRONDONG
  • My Handsome Devil
  • FRIEND WITH BENEFIT (SELESAI)
  • Still You (Completed)
  • Miracle (SELESAI)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • ZERO BASE (√)

"Gw mau ngomong serius. Please, dengerin baik-baik." Ucap jauhar dengan wajah serius menatap aisyah. Mendengar itu aisyah jadi panas dingin, jantung berdetak lebih kencang. "Syah, dari awal gw liat lu, gw ngerasa lu cewe yang beda. Lu berani dan lu bisa buat gw penasaran siapa lu sebenarnya. Entah dari kapan gw mulai jatuh cinta sama lu, intinya gw sayang sama lu, syah." Aisyah diam saja, dia bingung harus bereaksi seperti apa. "Gw mau komitmen sama lu, tapi kalo lu merasa ga nyaman sama gw, lu boleh pergi, asal bilang. Kalo lu nyaman sama gw pun sama, bilang. Biar kita pacaran." "Biarin gw yang jaga lu." Ucap jauhar memberi jeda. "Lu mau?" Aisyah cukup lama terdiam sebelum akhirnya menggangguk. "Komitmen dulu, kan?" Tanyanya menyakinkan, masih trauma dengan yang namanya hubungan. "Iya, tapi lu bisa ngambil keputusan nanti. Lu nyaman atau ga sama gw." Ucap jauhar. ****** Apakah mereka bisa saling menjaga hati satu sama lain? Kalo penasaran ayo..intip-intip cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines