Celestial Veins

Celestial Veins

  • WpView
    Reads 1,088
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 30, 2018
Ada urat-urat bintang yang mengalir dalam dirinya-dan dunia itu mengetahuinya. Lynniel, seorang gadis SMA berusia tujuh belas tahun, terlempar ke dunia asing bernama Archelune-dunia tempat sihir berdetak seiring denyut kehidupan. Tanpa tahu alasan keberadaannya, ia mendapati dirinya diburu, dipuja, dan ditakuti... karena sesuatu yang mengalir dalam darahnya: warisan langit, Celestial Vein. Di sana, ia bertemu Leon Asraga-seorang ksatria muda yang memikul kutukan lama dan menjauh dari segalanya, termasuk hatinya sendiri. Keduanya terikat oleh takdir, tapi juga oleh pilihan-pilihan menyakitkan. Archelune berada di ambang kehancuran. Fragment Celestial pecah, dan sihir mulai lepas kendali. Sekte kegelapan bangkit, dan cinta menjadi senjata sekaligus kelemahan. Saat langit runtuh dan darah menjadi kunci, Lynniel harus memilih: menyelamatkan dunia... atau menyelamatkan satu orang yang paling ia percaya. "Jika langit bisa menangis, mungkin itulah namamu yang ia bisikkan."
All Rights Reserved
#69
magical
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Scarlet Moon: The Last Witch
  • The Miracle Of Crystals
  • SECRET DARKNESS I #History Of Sorrow
  • AKADEMIA ARKANUM
  • The Magical Crystal Mistery
  • Twinblossom
  • JENDELA RITDHA

(on-going) Sinopsis Lunette Dimitria seharusnya sudah mati. Eksekusi yang membakar tubuhnya di tengah pekikan manusia seharusnya menjadi akhir. Namun, saat ia membuka mata, dunia yang dikenalnya telah berubah-atau lebih tepatnya, ia telah berubah. Dalam tubuh Lunette, seorang perempuan dari dunia lain terbangun, menyadari bahwa ia kini menjadi tokoh penjahat dalam novel yang pernah ia baca. Sebuah novel dengan akhir yang tragis, di mana Lunette, penyihir terakhir dari kaumnya, harus mati tanpa kesempatan untuk membela diri. Saat ingatan samar tentang pembantaian yang menghapus seluruh kaumnya kembali menghantuinya, Lunette dihadapkan pada dua pilihan: menerima nasibnya dan menunggu ajal seperti dalam novel, atau melawan takdir yang telah dituliskan untuknya. Namun, sebelum ia sempat menentukan langkahnya, pasukan istana datang memburunya lebih cepat dari yang seharusnya. Kini, dengan kekuatannya yang tersegel dan satu-satunya sekutu yang ia miliki dalam bahaya, Lunette harus melarikan diri. Dunia ini bukan lagi sekadar cerita, dan ia bukan hanya penonton. Jika ia ingin bertahan hidup, ia harus menggali kebenaran di balik kehancuran kaumnya-dan mungkin, mengubah akhir yang telah ditentukan untuknya. "Dulu aku membaca kisah tragismu, dan kini aku terjebak di dalamnya." ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines