ZERO
  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 13, 2019
"Jangan menunggu kehilangan dulu, baru lo sadar" Akhdan Fahzero "Kita kembali menjadi dua orang asing" Marisha Raquella. Akhdan Fahzero, lelaki berusia 17 tahun, yang kini tengah duduk di bangku SMA kelas 11 IPS, disekolah yang bernama SMA TARUNA. lelaki yang biasa dipanggil Zero, ketua dari sekumpulan anak-anak nakal se-SMA TARUNA, walaupun begitu dia itu ketosnya SMA TARUNA yang banyak digandrungi oleh kaum perempuan karena tampangnya yang bisa dibilang ganteng, berbadan tinggi dan tegap, cool, dan dia kapten basket di sekolahnya. dia belum pernah pacaran tapi kalo gebetan sih banyak dan dia punya satu sahabat cewek kalo sahabat cowok cuma 3 yaitu Mumtaz, Arkan, dan hendra. Marisha Raquella, perempuan berusia 16 tahun, yang kini duduk di bangku SMA kelas 11 IPA, disekolah ternama SMAN 1. Perempuan yang biasa dipanggil Qilla, wakil ketua osis disekolahnya, cantik, baik, pintar, dan ia juga berprestasi dalam eskul paskib walaupun ia anak paskib kulitnya tetap saja putih, mantan pacar dari ketos-Fadlan Renardi-. dia terlahir dari keluarga yang broken home, dan dia memiliki kelebihan yang jarang dimiliki orang lain yaitu indigo. Dia memiliki satu sahabat cowok kalo sahabat cewek ada 3 yaitu Nadira, Laura, dan Anisa.
All Rights Reserved
#156
zonanyaman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • Lost memories
  • ARAKHA
  • 𝐂𝐨𝐟𝐀√
  • Akhir dari Kita[END]
  • ketos dingin dan gadis bar bar
  • ANNAYYARA (On going)
  • DAKSA [END]
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines