Sometimes, Love Just Ain't Enough

Sometimes, Love Just Ain't Enough

  • WpView
    Dibaca 93,295
  • WpVote
    Vote 9,267
  • WpPart
    Bab 28
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 25, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Tapi cinta aja nggak cukup, Genara." Aku tidak menanggapi, bahkan bergerak pun tidak. Atau mungkin, jangan-jangan aku juga lupa bagaimana caranya bernafas, entahlah. Aku tidak tahu bagaimana ekspresiku sekarang, tapi Mas Hardy menatapku dengan sorot kesakitan sebelum akhirnya mengumpat keras. "Kamu harus ngerti, Gen. Ini nggak mudah. Aku juga sama sakitnya seperti kamu." Dia berkata dengan nada memohon yang begitu kental. Sayang, aku meragukan itu sekarang. Tapi kubiarkan saja Mas Hardy mengeluarkan segala omong kosongnya. "Tapi aku nggak bisa egois.." Dia sudah melakukannya. Aku menambahkan dalam hati. "Ada keluarga dan banyak orang yang bergantung pada keberlangsungan kerjasama keluarga kami, Gen. Kami nggak bisa mengabaikan mereka begitu saja." Kami. Dia bilang, Kami. Jadi, sekarang keduanya sudah membentuk satu kesatuan bernama 'Kami', begitu kan? "Aku minta maaf, Gen. Kamu tahu aku nggak akan mungkin ngelakuin ini kalau nggak terpaksa. Aku.." "Aku ngerti kok, Mas. Aku ngerti." Selaku, mengangguk-anggukkan kepalaku saat mengatakan hal ini. "Aku paham. Cinta aja nggak cukup. Bener, kan?" ✳✳✳
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#20
wil
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Alisa's Story
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Soal Rasa 2
  • Prison Of Twinflame
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • PESAN TANPA NAMA
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • don't leave daddy CH2 (END)

'Aku cuma butuh "rumah pulang" aku capek mikir aku capek berjuang aku capek... Tapi aku cuma bisa nangis dan memeluk diriku sendiri , sampai rasa sakit kepalaku mulai sangat terasa .. aku fikir mati akan mengakhiri penderitaan ini , tapi bagaimna adikku? Bagaimana ayahku? Bagaimana kakakku? Aku tidak bisa melihat mereka sedih'. Begitulah tulisan seorang gadis yang sedang mengetik di atas keyboard nya. " Bahkan ibuku bukan tempat untuk aku pulang " gadis itu mendongakkan kepalanya yang terasa nyeri sambil menghembuskan nafas dari bibirnya " Aku capek bee... Aku capek dan semua orang tau seberapa menyedihkannya diriku" kedua gadis itu berpelukan, satu diantaranya melepaskan pelukan itu "lo itu egois lis!" "gw gk egois.." "lo terus terusan merasa klo lo yg paling sakit padahal nggak!" "hehee lo nggak bakal ngerti! Kalian gk bakal ngerti karna kalian gk ngerasain jadi gw.." Nadia alisa seorang gadis berusia 17th yang merasa dewasa sebelum waktunya dan merasa sendirian k etika kehilangan seseorang yg sangat disayanginya. "aku kangen banget. Jemput aku.. Nek" Cerita yang penuh emosi masalah keluarga cinta dan depresi Ceritanya mentok sama si cewek karna ini cerita saya sendiri yaa tapi full banyakan realita daripada halunya maklumin ajalah yaa sekalian curhat hehee

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan