Kumpulan Puisi [ SELESAI ]

Kumpulan Puisi [ SELESAI ]

  • WpView
    Reads 1,799
  • WpVote
    Votes 168
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 5, 2019
Jika bertanya kenapa puisi saya mirip seperti quotes, itu karena aku lebih suka menyampaikannya dengan singkat dan jelas agar kalian mengerti. Kalo mau tau quotes itu seperti apa, buka Tumblr. Ehh sebut merek. Puisi tidak harus selalu menggunakan bahasa konotatif (dilebih-lebihkan), tapi bisa juga menggunakan kalimat simpel dan mengena. Mungkin di chapt selanjutnya saya akan menambahkan beberapa quotes atau note dari kehidupan sehari-hari saya... Puisi aku setengahnya berasal dari kehidupan real aku, setengahnya dari cerita sahabat aku. Jangan lupa vote setelah membaca, Oya... sempatkan coment jika perlu. ✖ Dont copy my work ✖ ❕ Plagiat menyingkir ❕ Happy reading...
Creative Commons (CC) Attribution
#87
keseharian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • AgniaDiary's
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Puisi: Aksara Bercerita
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • The Upside Down World : Poets Antology (Completed)
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Sampai Sini [End]
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • AURORA

Highest rank #1 words (25/05/2021) #1 puisiindonesia (20/05/2021) #1 sastraindonesia (06/10/2024) #1 pecintasastra (13/05/2021) #1 wattpadpoetry (13/05/2021) #2 poem (27/06/2021) #2 nonfiction (06/10/2024) #2 berpuisi (02/07/2021) #2 antologi (23/06/2021) #3 poetry (21/06/2021) #7 diksi (12/06/2021) #9 aksara (21/06/2021) #21 puisi (25/06/2021) #30 favorit (06/10/2024) Aku menatap kejauhan. Sekelebat cuplikan itu terkumpul dalam benakku. Tentang canda tawa, hingga keluh kesah. "Sudahkah kita tiba?" Kutegakkan kepala sekedar untuk melihat garis wajahmu. Kamu tertawa, mengusap puncak kepalaku. "Belum, masih banyak yang ingin dunia ceritakan." Rupanya dunia ini masih penuh dengan kejutan. *** Sekumpulan puisi dan sastra tentang kisah insan yang dilanda dilema: antara bertahan atau berpisah. Semesta berkonspirasi menjauhkan keduanya, ketika takdir justru memaksa mereka untuk saling memeluk. Maka, garis-garis aksara ini akan mengungkapkan semua yang mereka rasakan. Mengirimkan mimpi dan pinta kepada Sang Pencipta. Seri Tiga dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines