Stuck
  • WpView
    Reads 3,519
  • WpVote
    Votes 847
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 21, 2020
-Ketika Hati terjebak pada status- Kisah ini adalah tentang Deayra Aldariani dan Gilang Artha Prayuda. Mereka yang awalnya hanyalah dua orang asing yang tak sengaja dipertemukan. Namun, takdir melibatkan keduanya terjebak pada status yang mereka jalani. Keduanya diharuskan memberi perhatian satu sama lain, meski hanya pura-pura belaka. Pada akhirnya tanpa mereka sadari, mereka telah terjebak pada status sebagai pacar pura-pura. Rasa itu perlahan mulai ada, perhatian yang mereka berikan tulus satu sama lain. Tapi, karena sebuah perjanjian mereka harus berpura-pura tidak suka. Meskipun kenyataannya mereka menyukai satu sama lain. Memang berat rasanya, harus berpura-pura tidak mempunyai rasa padahal ada rasa. Takut akan kehilangan, membuat keduanya mengubur rasa itu dalam-dalam. Begitulah takdir yang harus Deayra dan Gilang jalani. Bagaimanakah akhir dari status mereka? Akankah keduanya mengungkapkan rasa satu sama lain? Atau mereka akan tetap menguburnya rasa itu dalam-dalam?
All Rights Reserved
#582
rekomendasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa yang Tak Seharusnya [COMPLETED]
  • ARDILA & DINAR
  • RANZARES
  • GLANCE
  • (1) Sel On The Love [Completed]
  • Amērta.
  • DEAR US (SELESAI)
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • DEVAN & ADARA
  • Leona[Hiatus]

Jeriko Marechare, satu tokoh dalam sebuah fiksi yang berjudul Rasa yang Tak Seharusnya. Dia tampan, baik, putih, tinggi, dan yang terpenting dia adalah laki-laki yang selalu bisa meluluhkan hati. Selain aku memang ada juga beberapa wanita lainnya. Maklumlah, dia pandai memikat hati para wanita. Tapi sejujurnya dia tak pernah sadar bahwa sikapnya itu manis dan sungguh romantis, dia terlalu lugu dan selalu saja bungkam pada perihal tentang hati. Tapi aku suka, aku suka sikapnya itu walau kadang tak mengenakan hati. Bagiku tak mudah menghilangkan rasa padanya, mungkin karena dia merupakan sosok yang istimewa. Terlalu sulit untuk menyampaikannya setelah memendam rasa dan terus berjuang sendiri. Dapat dianalogikan hatinya bagai es yang beku, sudah kucoba berbagai cara untuk melelehkan es itu tapi tak kunjung cair juga. Adakah hal lain untuk melelehkan es itu? Aku ingin tahu, kumohon katakanlah. "Rasa ini seharusnya tak ada, karena hanya menjadi tanda mata yang cacat yang diambil bukan untuk dipajang namun disimpan dalam kenang masa lalu." Rasa yang Tak Seharusnya Copyright © 2017 by ginaadarmawan

More details
WpActionLinkContent Guidelines