FROM PELANGI

FROM PELANGI

  • WpView
    Reads 926
  • WpVote
    Votes 337
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 24, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku tidak suka hujan" "Kenapa?" "Hujan bagiku terlalu buruk, Dia lambang kesedihan" "Kenapa kau katakan seperti itu?" "Ntahlah hanya saja hatiku ingin mengungkapkan apa yang ingin disampaikannya" "Kau salah! Ingatlah setelah hujan badai menerjang, pasti akan timbul PELANGI yang indah" "Pelangi memang Indah, tapi bersifat sementara" "Jadi maksudmu kebahagiaanmu sementara?" Angguknya pelan. "Jika kau katakan pelangi bersifat sementara, Lantas hujan yang kau sebut lambang kesedihan Itu bersifat selamanya?" "........." -By: Harni susindy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SARAY(U) [Completed]
  • if tomorrow is dead,what would you do?
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Hujan di Hari itu
  • PELANGI : WARNA DAN HUJAN
  • Will You Be My Love Rain?
  • WAVER [Completed]
  • My Home [Hujan Series]
  • You Are My🌈 [END]
  • SOLITUDES

Aku kira kamu adalah pelangi yang hadir setelah hujan usai, namun kenyataannya tidak seperti ekspetasi. Aku kira kamu adalah pelangi yang akan memberi banyak warna di sepanjang hariku, namun kamu benar-benar jauh dari itu. Ternyata benar, banyak mengira hanya akan menghadirkan sakit yang sebenarnya tidak harus dirasakan. Karena kenyataannya kamu hanya sarayu. Iya, kamu memang sangat cocok disandingkan dengan sarayu, diksi yang berarti hembusan angin. Seperti layaknya hembusan angin, kamu datang dan pergi hanya karena keinginanmu sendiri. Kamu hanya akan datang jika kamu memang benar-benar ingin datang. Pun sebaliknya, kamu hanya akan pergi jika kamu benar-benar ingin pergi, tidak perduli seberapa hebat aku menahanmu untuk tetap menetap. -- this story is original from my mind. @bataspatah

More details
WpActionLinkContent Guidelines