AUZORA

AUZORA

  • WpView
    Reads 192
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 25, 2022
Seorang gadis rapuh yang hidupnya penuh pengkhianatan bahkan dari orang yang paling dia percaya. Membuat gadis ini tak bisa menemukan seseorang yang benar-benar ia percaya. Namaku Auzora Aprillya Pratiwi . Orang sering memanggilku Ara. Aku lahir di kota istimewa yaitu Yogyakarta . Aku adalah seorang pelajar yang berkali-kali merasakan sesuatu yang ku kira cinta. Nyatanya itu bukan cinta yang sebenarnya. "Lo itu menjijikkan tau gak. Lo ngga pantes buat bersanding sama gue." Ketus cowok itu lalu dia pun pergi meninggalkan Ara sendiri "Emang aku seburuk itu bagi kamu?", lirih perempuan itu sembari mendangi kepergian sang lelaki "Saya tidak pernah meminta dilahirkan, apalagi menjadi anak perempuan. Jika bisa, saya bersedia jika Tuhan ambil saya saat ini juga"
All Rights Reserved
#325
cold
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • APRIL
  • THE TWINS
  • ZAYNTASYA
  • ALKANA [SUDAH TERBIT]
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]
  • ESCOGER : Memilih [COMPLETED]✔️
  • Cinta SMA Ku Cinta Pertama Dan Terakhirku
  • my life friend
  • Kiara's destiny
APRIL

"Oadhira katahuilah aku tidak pernah mati dalam hidupmu.saat kau menangis untukku disitulah aku akan selalu tersenyum menatapmu dari kejauhan" April adalah cowok paling misterius yang pernah ku temui di bumi ini, entahlah aku selalu berfikir apakah ada manusia lain yang persis seperti dirinya di bumi bagian lain, yang pasti aku selalu ingin berhenti menangis ketika melihat dia senyum ke arahku yang sedang bersedih. "April aku tau kau kesakitan saat berusaha menghibur ku dalam tangis,tapi kenapa kau bertahan saat aku membelakangimu bahkan mengabaikan mu, apa kau sekuat itu untuk aku yang tidak tau diri ini" "Oadhira sejauh apapun aku darimu saat melihatmu terluka aku takluk,air mata mu seakan memanggilku untuk menghapusnya, jangan menangis untukku" "Aku oadhira manusia terbodoh " "Oadhira aku selalu merintih kesakitan tiap malam penyakit ganas ini ingin meranggutku darimu, tapi sampai detik ini kau masih berhasil mengalahkannya, setiap aku bangun pagi hari aku seakan terpanggil untuk menemuimu di sekolah"

More details
WpActionLinkContent Guidelines