The Darkest Side

The Darkest Side

  • WpView
    Reads 106,644
  • WpVote
    Votes 9,084
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Feb 16, 2021
Warning: Dark romance, explicit content, and rough sex. Harap bijak dalam membaca! Kehidupan Kim Nahyun dibuat jungkir balik hanya dalam satu malam. Ia tak pernah menyangka bahwa secara impulsif memuntahkan isi perut dan mencuri milik pria itu berarti menyerahkan dirinya kepada iblis berwajah manusiaㅡPark Jimin. Pria misterius dengan sisi gelap yang lebih pekat dari dinginnya malam. Sialnya, Nahyun tersesat dalam labirin kegelapan milik Jiminㅡterperangkap dalam cengkeraman yang mencekik, tanpa jalan keluar. ❝Cobalah lari. Aku akan menemukanmu, merusakmu hingga kau tak lagi utuh. Sampai kematian terasa seperti satu-satunya hal indah yang aku tawarkan.❞ Dan saat kenyataan berubah menjadi siksaan yang tak berujung, Nahyun tahu: kebebasan hanyalah ilusi ... kecuali jika jantungnya berhenti berdetak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • June | PJM
  • Unknown Character [revision on progress]
  • Taruhan Hati
  • INTO THE SUN | YOONMIN : END
  • Fake Bottom (MinJin) √Bottom Seokjin {END}
  • [M] Homme Dangereux✔ || Jung Jaehyun
  • (END) Belongs to The Eternal Ghost!
  • DEMANDAR [M] ✔
  • 𝐓𝐖𝐎 𝐒𝐈𝐃𝐄𝐒 [M]• Park Jimin Fanfiction [TERBIT] ✔️

"dia adalah separuh lainnya, tetapi terserah padanya untuk memutuskan apakah dia akan menjadi sisi yang lebih baik atau lebih buruk darinya." gadis itu memandangnya berdansa setiap malam, dalam diam. Satu yang ia tak tahu adalah, laki-laki itu menyadarinya. ---- "Dia teman kecilku. Seseorang yang sangat kusayangi." Ucap June Keheningan, lagi. "Kau tahu", Jimin memulai, "Kebetulan aku juga punya teman seperti itu. Seseorang yang sangat kusayangi." Sebuah jeda. "Bunga ini untuknya." Untuk dia? "Aku menjenguknya di rumah sakit. Kupikir aku harus membawakannya bunga meskipun aku tahu dia membencinya." Dia tertawa, tetapi tawa itu tampak kosong, tidak banyak kebahagiaan yang bersembunyi di baliknya. "Tapi kurasa dia benar. Bunga itu awalnya cantik, tetapi ketika mereka mulai layu, mereka hanya akan menyisakan kenangan tentang betapa indahnya mereka dulu." Jimin terus berbicara, June sudah mulai menampar dirinya sendiri dalam pikirannya karena terlalu dangkal tentang segala hal. Mengapa dia begitu peduli tentang hubungannya dengan Boyoung? "June", Jimin menoleh, mata cokelat gelapnya menatapnya. "Foto yang telah kita bicarakan sebelumnya, diambil pada tahun 2015." ---- sebuah cerita tentang self-love dan self-destruction

More details
WpActionLinkContent Guidelines