Dibawah langit senja

Dibawah langit senja

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 18, 2018
Aku jatuh cinta dengan semburat warna indah yang menghiasi langit sore ini; Tak pernah bosan kupandang langit senja yang selalu buatku tenang dan bahagia. Senyumku pun perlahan terbentuk, menyembunyikan mata sembabku, habis menangis. Sejenak, aku dapat melupakan sedih dan beban berat itu Teralihkan oleh indahnya senja, ditemani debur ombak dan sebuah album foto kesukaanku. Ah, aku rindu. Ingin rasanya aku pergi ke masa lalu, merubah apa yang bisa ku ubah supaya semuanya tak berubah menjadi seperti ini. Tapi biarlah laut dan senja mendengar isi hatiku hari ini, esok, dan entah sampai kapan.
All Rights Reserved
#171
temansejati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • SENJA JINGGA
  • SENJA KU SENJA MU
  • Langit.
  • Jendela Rasa ✔
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Aku,Senja di Kala Itu
  • Senja dan Jingga
  • search for the prince #AP project [Selesai]
  • Amor Almira

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines