S A J A K

S A J A K

  • WpView
    Reads 645
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureComplete Fri, May 29, 2020
WpInfo
Poetry
Aku terbiasa menikmati luka Membiarkannya menggerogoti hati Tertawa adalah caraku sembunyikan air mata Kubiarkan dunia menyangka aku baik-baik saja Kubiarkan semesta menutup rasa lelah yang tersimpan di dada Tertawa adalah caranya menunjukkan rasa cintanya Dia buat dunia menyangka hanya dia yang mencintaimu begitu dalamnya Dia buat semua orang percaya hanya dia yang mengerti dirimu sebenarnya Tanpa pernah dia menyadari ada aku, yang jauh lebih mencintaimu Yang jauh lebih memahamimu Yang jauh lebih mengerti binar matamu Tertawa adalah caramu menyakitiku Karena dengan tawa itu, aku semakin sadar... Bahwa aku semakin terperosok dalam pusaran cinta tanpa balas Tertawa adalah caramu menyudutkanku Karena dengan tawa itu, aku tahu... Kau hanya tertawa selebar itu untuknya Tanpa aku bisa mengartikan tawamu padanya, yang terlalu abstrak Apakah itu bahasa cinta? Dan dengan hati kembali tersayat luka, mata kembali basah oleh air mata, Aku memilih kembali menikmati rasa sakit, sambil menebar tawa Lalu seisi jagad raya kembali menyangka aku baik-baik saja. -annsadama
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • • EUTANASIA •
  • I WONT GIVE UP
  • NAKALA DAN TAWANYA
  • Berjanji Untuk Sehati
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • the other side
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Arsyilazka
  • ALEZRA (Thank you for coming)

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "

More details
WpActionLinkContent Guidelines