Penantian

Penantian

  • WpView
    Reads 3,306
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 16, 2018
"Aku pernah berjanji untuk menunggu, maka kewajiban ku adalah menepati, sebab menepati janji adalah keharusan" Aku beranjak kemudian Ku lepaskan senyuman terakhir untuk nya, sebelum bendungan sungai sungai air mataku hancur. Dan dia di sana melakukan hal yang sama namun dengan perasaan yang berbeda, dia dan kebahagiaan nya dan aku dengan kepingan kepingan hati yang telah ia hancurkan. Aku pergi wahai penantian...
All Rights Reserved
#163
penantian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Filosofi Penantian || TERBIT
  • Strong Woman (Good Waketos)
  • Rindu Biru [END]
  • Bianglala
  • ALONE
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • My Quuen is Bad Gril
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • ASYIFA

[AWAS!! CERITA INI MENGANDUNG KENYESEKAN, HARAP BIJAK DALAM MEMBACA!] Apalah arti penantian, bila yang ditunggu tanpa kepastian? Apalah arti penantian, bila yang ditunggu tak jua datang? Namaku Kejora. Gadis yang bodoh, sebab menanti sosok yang tak pernah bertemu. Gadis yang teguh pendirian sebab menempatkan hati pada sosok yang pengembaraannya entah sampai mana. Ini kisah tentang penantian yang tak biasa, yang mana aku harus meyakinkan hati untuk menunggu sosok yang benar-benar tak pernah berjanji akan datang bertamu. Lantas bagaimana akhir dari penantianku? Apakah masih teguh menanti sang Musafir? Atau malah memilih untuk menyerah? Terlebih lagi Sam--seorang pemuda mualaf yang berani melamarku. Aku tak tahu harus berbuat apa, dan biarlah skenario Semesta yang berjalan apa adanya. Penasaran? Kuy, dibaca kisah selengkapnya! :) Cover by Asep Hidayat

More details
WpActionLinkContent Guidelines