CINTA DALAM DIAM

CINTA DALAM DIAM

  • WpView
    Reads 2,547
  • WpVote
    Votes 158
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ini adalah kisah ku. Kisah cinta dalam diam ku. Diacuhkan? Sudah biasa untukku. Menunggu? Itu sudah menjadi kebiasaanku. Dia Nama yang kusebut dalam doa malamku. Dia. Yang tak pernah mengganggapku. Terlambat. Ya hanya kata itu yang bisa terucap oleh mulutku. ------------------------------------------------------------- Kenapa kamu baru mengatakannya sekarang? Kenapa kamu datang disaat hati ku udah mati ke kamu. Ana Sheilla Ardiyansyah~ Maaf. Noval Aditama putra~ Aku sangat mencintaimu. Tapi maaf, aku tidak bisa terus disampingmu. Daniel Evan Dinanta~
All Rights Reserved
#30
bangkit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • 𝐁𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐇𝐨𝐦𝐞? {𝐄𝐍𝐃}
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • 00.00
  • Mencintai Dalam Diam (SELESAI)
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • Ragashka [END]
  • BARA POSSESSIVUM
  • UNREQUITED LOVE

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines