Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam

  • WpView
    Leituras 24
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, set 17, 2018
Kau ubah cinta indah dengan murkaku.. Ini Cinta dalam diam katamu? Sadarlah, kau mengucapkannya padaku.. Kau buat relungku mengelupas.. Lantas, inikah cinta diammu.? Diam diam kau membuatku cemburu.. Diam diam kau unggah foto baru dengan kekasih mu itu.. Padahal sudah kita rajut mimpi.. Akulah yang salah.. Bermimpi dalam kegelapan malam.. Dan itu terwujud, tapi tiada denganku.. Kau lah yang menggapainya disiang hari itu.. Dikala hujan, kau rangkulku dengan kemunafikan.. Aku bahagia.. Karna menatap kau yang sesungguhnya .. #Gusmita Safitri 17/09/2018
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • untuk damai
  • Teruntuk kamu, Septemberku ♥
  • My Diary
  • "Singgah"
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Endless love: { by: lianahputridewi } -ON GOING!
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Jodoh Kedua (END)
  • ANTARA DOA DAN RASA

Di antara lorong-lorong masa tua yang sunyi, di sebuah kamar bernomor tujuh di kota kecil Salatiga yang dingin dan penuh embun, dua lelaki tua duduk bersebelahan. Satu terbaring dengan mata nyaris kosong, satunya lagi menyisir rambut pasangannya dengan kelembutan yang nyaris menyakitkan. Suara dari walkman tua mengalun pelan-lagu lawas yang menyimpan lebih dari sekadar melodi: ia menyimpan hidup. Begitulah kisah ini dimulai. Dengan sebuah lagu. Dengan sepotong waktu yang tidak bisa diulang, tapi bisa diputar ulang. kembali ke tahun 2000, saat Damai, seorang remaja Jogja yang spontan dan hangat namun peka terhadap detail-detail kecil dunia, bertemu dengan Alam -anak Jakarta yang dikirim ibunya untuk 'beristirahat dari kebisingan'. Alam membawa kegelisahan seorang anak yang belajar menelan sunyi. Jogja menjadi panggung bagi pertemuan mereka, tapi bukan sekadar latar: kota ini adalah karakter ketiga dalam hubungan mereka. menjadi ruang di mana Alam dan Damai berjalan bersama. Membicarakan hal-hal kecil. Makan roti isi sambil duduk di stadion kosong. Mandi di Kali Winongo, ciprat-cipratan seperti bocah. Tidak ada yang berbeda . Yang ada hanya kehangatan yang tumbuh perlahan-dan itu cukup. Bahkan mungkin lebih dari cukup. Seiring tahun-tahun berlalu, mereka tumbuh. Dunia berubah. tubuh Alam mulai memudar. Tapi tidak kenangan mereka. Setiap sore, Damai memutar lagu dari kaset mereka yang lusuh dan di sinilah pembaca akan memahami: bahwa surga, seperti yang mereka bicarakan di usia lima belas di stadion tua, bukanlah tempat. Surga adalah momen. Adalah keberadaan yang lengkap, bukan sempurna. Adalah hari-hari ketika kamu merasa cukup, tanpa perlu memiliki segalanya. untuk damai adalah cerita tentang rumah yang bukan hanya tembok dan atap, tapi mata seseorang yang mengenal kita tanpa harus dijelaskan. kisah yang akan membuatmu berpikir, walau hanya sekali dalam hidupmu: kalau ini bukan surga, aku tidak tahu apa lagi.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo