PHOSPENES

PHOSPENES

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 8, 2018
Gebi Asren tahu bahwa memiliki teman sebangku selama setahun modelan Ruben Mahendra bukanlah hal yang baik. Lelaki itu selalu saja menyulut emosinya yang selama ini ia pendam karena ia tidak ingin menjadi gadis yang mudah meledak ledak amarahnya. Ia tidak benci dengan lelaki itu, tapi sifat bodoh amat yang dimiliki Ruben dalam segala hal membuatnya berhasil mengaktifkan seluruh titik titik pusat system emosi tubuh Gebi. Ruben Mahendra, pria aneh dengan kelakuannya yang membuat orang mengutuki setiap perbuatan yang dilakukan olehnya. Sering memiliki luka lebam dan menimbulkan banyak pertanyaan membuat lelaki tersebut selalu menjadi topic hangat di sekolahnya. Yang sering jadi pertanyaan tentang mengapa lelaki itu bisa mendapatkan luka lebam bukan hanya sekali namun sering. Pertama, Gebi tidak peduli apapun yang terjadi dengan lelaki itu seperti lelaki itu yang tidak peduli pada apapun. Kedua, Gebi memang tidak mengenal Ruben kalau saja ia tidak dipindahkan ke kelas ini secara tiba-tiba dan yang mendapati bangku kosong di sebelah lelaki itu. Ia pikir dulu bangku itu benar benar kosong. Nyatanya memang penghuninya saja yang jarang hadir. Ketiga, Gebi terlalu sibuk untuk memikirkan luka lebam yang dimiliki pria itu kala tumpukan tulisan tulisan yang di seleksinya layak di tampilkan di mading sekolahnya. Jadi, apapun yang terjadi pada Ruben Mahendra bukanlah hal yang penting dibahas di kala jam sibuknya sebagai siswa SMA yang selalu dipadati oleh tugas dan kegiatan sekolah.
All Rights Reserved
#13
ruben
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Game Over: Losing Control
  • CINTA SEPIHAK [TERBIT]
  • Elegi Rasa : Pergi
  • POSESIF
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Eramnesia
  • you again ✔
  • Affection Love
  • Because I'm Stupid (End)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]

[3] TERBIT 📖 - "Gue kangen dengan sosok lo di luar sekolah." Clara menunduk, tersenyum kecil. Lalu ditolehkannya kepalanya kembali kepada Arjuna. "Kenapa lo nggak jadi diri lo sendiri aja, Jun? Kenapa lo harus selalu terlihat berbeda?" Arjuna diam lama. Tatapannya kosong. "Kalau lo tahu apa yang sebenarnya terjadi di diri gue, apa lo tetap bakalan di samping gue sampai kapan pun?" Clara melebarkan senyumnya. "Pasti. Lo nggak harus mempertanyakan itu, kan?" Arjuna tersenyum miring. Clara sampai kapan pun tak tahu dengan siapa yang dia hadapi. copyright©2020 by sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines