Memejam Sekejap

Memejam Sekejap

  • WpView
    Reads 8,688
  • WpVote
    Votes 433
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 28, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
-Cerita ke 3 saya, Lanjutkan dari Syauqillah Syadzahra, baca Syauqillah Syadzahra terlebih dahulu ya..- Aku bertemu dia, sang Gadis yang selalu saja menangis di tempat tenang dan selalu menganggu ketenanganku lewat isakannya. Tidak bisakah dia pergi dari sini? Ah, aku membencinya karena gadis itu begitu lemah. Tapi siapa sangka, ternyata Allah menakdirkanku menjadi Imam dalam hidupnya. Dan sekarang, dia adalah gadisku. -Ahmad Ats Tsauri- Lelaki dingin itu!! Tidak! Aku benci aura pada tubunya, dingin. Sampai aku membeku ketika dia menatapku, Ya Tuhan jauhkan dia dari hidupku. -Khadijah Syauqillah-
All Rights Reserved
#10
khadijah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akhirnya Aku Menikah (Revisi)
  • cinta yang terlambat
  • Sujud Terakhirku [OPEN PO]
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Syair Cinta Az Zahra
  • Assalamu'alaikum, Mas Azzam !
  • Hatiku Memilihmu [END]
  • Assalamu'alaikum Kekasih Halalku
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]

Menikah adalah langkah awal untuk menyempurnakan separuh agama dan merupakan ibadah yang paling lama. Kayra hanya gadis akhir zaman yang sedang mendalami proses hijrahnya. Dia ingin menemukan seorang imam pilihan Allah yang kelak bisa membawanya ke surga-Nya. Kayra melirik seseorang dari balik buku yang ia baca. Dia Fathan Yazid Hermanta, lelaki sholeh yang selalu ia temui di masjid samping tempat kerjanya. Lebih tepatnya Fathan adalah kakak kelasnya semasa SMA. Entah sejak kapan Kayra selalu diam-diam memperhatikan Fathan ketika dia tertawa. Menurut Kayra melihat Fathan tertawa bahagia sudah membuatnya ikut bahagia. Salahkah jika seorang Kayra gadis akhir jaman ini berharap Fathan adalah seorang imam pilihan Allah yang kelak akan membawanya ke surga? Pupus sudah harapan Kayra ketika mengetahui lelaki yang dia pikir menjaga diri dari perempuan yang bukan mahromya itu ternyata berpacaran. Bahkan pernah berkali-kali Kayra melihat Fathan tengah berboncengan dengan wanita cantik. Boleh kan dia menyebutnya wanita cantik, toh memang cantik. Kayra jadi ingat dengan kutipan ceramah Ustadz Habib, "Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia" - Ali bin Abi Thalib Akhirnya Aku MENIKAH Agustus 2018 Complete. Belum direvisi, banyak kata typo dan penggunaan EYD yang kurang benar. Afwan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines