Clumsy Girl

Clumsy Girl

  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 20, 2018
"Logika perasaan itu tidak seperti Matematika" Ada lebih banyak sel abu-abu dalam otak syifa dibandingkan remaja lain sehingga ia melewati masa SMP penuh hambatan. Syifa dijuluki kamus berjalan karena sering mengoceh tentang fakta-fakta membosankan bagi teman-temannya. Ia juga diserang fans Rey, cowok pertama yang berhasil membuatnya jatuh hati sekaligus patah hati. Di SMA, Syifa berusaha berubah, lebih mengendalikan diri dan berbaur dengan teman-temannya. Syifa pun diajak bergabung dengan kepanitiaan festival tahunan OSIS yang mengusung tema kesukaannya. Board Game! Tiba-tiba Harsya, cowok paling populer se-SMA Tarbiyatul Falah yang juga sahabat Rey, menyatakan perasaannya pada Syifa. Apakak kepanitiaan ini menjadikan syifa bergabung dengan grup papuler? Atau justru mengulang kembali masa-masa ia menjadi objek bully? Lalu bagaimana dengan urusan hati?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Dear Natasha
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • RANGGA PUTRA
  • RA-AYA [COMPLETED]
  • METAMORFOSA | ✔
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
  • Say My Name
  • NAUSY

"Sya" panggil Alita namun tak mendapat jawaban. "Syaaaa" panggilnya sekali lagi. "Hmmm" Rasya hanya mengguman. "Ish! jawabnya yang bener dong!" ucap Alita kesal, membuat Arsya tertawa dalam hati. Arsya hanya menghela nafas berat, "Kenapa al?" tanyanya. "Lo pernah suka pake banget sama cewe ga?" tanya Alita sambil memasang wajah yang serius. "Ga" jawabnya, lalu baru saja Alita ingin membalas Arsya sudah mendahuluinya "kecuali ke lo" sambil tersenyum ke arah Alita. Alita yang mendengar penuturan tersebut langsung memalingkan wajahnya yang sebentar lagi akan berubah warna menjadi tomat. " Gitu aja salting " balas Arsya. "Ish! nyebelin lo" balas Alita tak kalas sadis. "Bercanda sayang" bujuk Arsya sambil merangkul bahu Alita Kadang seperti itulah percakapan mereka, kadang Arsya yang bersikap acuh kadang pula bersikap romatis Kalian penasaran bukan dengan awal perkenalan mereka? Alita si troublemaker yang suka bikin onar tidak patuh akan peraturan sekolah dipertemukan oleh Arsya si ketua osis yang tegas akan peraturan sekolah. Lantas bagaimana cara mereka bisa saling mencintai kalau disetiap harinya selalu terjadi cekcok diantara mereka apalagi banyak perbedaan diantara mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines