IBU ❤

IBU ❤

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Disini Aku ingin menyampaikan Sebuah Cerita Yg selalu ingin aku ungkapkan tpi aku tidak mampu untuk menyampaikan secara langsung pada dia, maka dari itu aku menulis surat ini. Surat ini aku tulis karena aku terlalu malu untuk mengungkapkan hal ini di hadapan Dia ... Dia Adalah IBU KU Ibuku adalah wanita tercantik yang pernah aku lihat. Seluruh diriku berutang kepada ibuku. Aku dedikasikan kesuksesanku dalam hidup untuk pendidikan moral, intelektual dan fisik yang telah aku terima darinya Namun sampai saat ini aku masih belum bisa membahagiakan dia sepenuhnya. Masih saja ada kesedihan yang aku torehkan dalam hari-harinya. .. Maafkan aku. Kesuksesan belumlah ada di tanganku, tetapi aku yakin doamu untukku dalam meraih cita-cita dan kesuksesan selalu kau panjatkan. sekarang Ku Persilahkan Seluruh Dunia Untuk Membaca Perasaanku Kepada Ibu :)
All Rights Reserved
#368
ungkapan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart & Vein ( DIAM-DIAM DIA SUAMIKU ) END
  • Top Kisah Islami √
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • He's The Boss
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Please LoVe Me, CITO! [COMPLETED]
  • You are in my past and my future [END]
  • Between Falling And love
  • Married For Stimulate
  • Sinar Cinta Hulya

Mimpi apa aku semalam? Dokter Heart datang ke rumah bersama kedua orang tua, berniat melamar. Parahnya, Ibu dan Bapak menerima pinangan. Aku yakin mereka sedang berinvestasi bodong. Manusia sepertiku, harusnya sulit mendapat jodoh. Seorang budak berscrub abu-abu, yang baru beberapa hari mahir mengambil darah. Memeluk kasur sekadar 5 jam sehari adalah prestasi membanggakan. Sekarang, aku didaulat mengabdi pada suami? Masalahnya adalah, dia residen Obgyn parlente menjijikan. Menebar senyum pada ibu-ibu hamil. Menjauh jika koas bau seperti kami mendekat. Apa yang dia harapkan? -------- -------- Disclaimer: Cerita ini hanyalah fiksi karangan penulis. Semoga bisa memetik hikmah dan maafkan jika ada segala khilaf kesalahan dari tulisan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines