Nasyaa

Nasyaa

  • WpView
    OKUNANLAR 228,616
  • WpVote
    Oylar 11,478
  • WpPart
    Bölümler 49
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Per, May 21, 2020
Saat senyum, adalah sebuah alasan bertahan dalam lara yang berteman. Sekedar kata hampa, rasa, dan peran utama. Sekedar pertemuan, kilasan, dan kalimat perpisahan. Tentang gadis tegar, kalimat penenang, serta segala putus asanya. Nathan Alvaro Melvin, Razan Ghifary Dirgantara, Menempati posisi yang sama dalam satu nama, Nasya Diandra Azasyahfa. Cerita ini, hanya sekedar tentang keberadaan yang tak pernah dihargai, dengan ujung kisah yang berakhir dengan kehilangan paling menyakiti.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Semenjana (END) / Sudah pindah ke aplikasi DREAME/INNOVEL)
  • Lilin [TELAH TERBIT & DISERIESKAN]
  • ALIVANO[on going]
  • VOUS ATTENDRE(END)
  • Broken
  • Satha
  • SELF LOVE
  • DAVINA (COMPLETED)
  • Key'vin [COMPLETED] ✅
  • Just Friend ? (COMPLETED)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA! BIASAKAN HARGAI KARYA ORANG DENGAN MEMBERIKAN DUKUNGAN KEPADA PENULISNYA] [PLAGIAT AKAN MENDAPATKAN SANKSI, JADI HATI-HATI^^] Renasya Agnalia, mahasiswi semester 4 jurusan Fashion Design yang memiliki hobi: ✔️Merokok ✔️Clubbing ✔️Shopping, dan yang paling penting dan gila adalah; ✔️Bermain Truth or Dare bersama ketiga sahabatnya demi merusak hubungan seseorang. Gadis pemilik mata abu terang yang berhasil mendapati julukan 'The Death Angel' dikampusnya itu, tidak pernah sekalipun mendapati hal yang namanya 'penolakan' di dalam hidupnya. Selalu berhasil meluluhkan hati para laki-laki yang dijadikan 'mangsa' atas permainan Truth or Dare mereka. Hingga sosok yang memiliki predikat 'tak tersentuh' itu datang dihidupnya. Sosok yang untuk kali pertama, berhasil menyuarakan penolakannya atas 'rayuan' yang Nasya berikan. Penolakan yang nyatanya mampu menghidupkan adrenaline Nasya untuk terus berusaha mendapatkan perhatian dari mahasiswa baru bernama Derren itu. Tidak pernah sekalipun merasa ragu atas usahanya demi mengejar sosok berkacamata itu. Karna sekali lagi, apapun yang Nasya inginkan, harus menjadi miliknya. Entah harus bermain jujur, atau curang. Entah harus mempertaruhkan hidupnya, atau tidak. ©sidonsky 2019

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi