Destiny Of Love

Destiny Of Love

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 14, 2019
Sore itu kami sama-sama memandang gulungan ombak yang menyapu pasir pantai. Aku memejamkan mataku merasakan semilir Angin pantai yang meniupkan ujung khimarku. Hingga satu kalimat pertanyaan darinya kembali membuat mataku terbuka secara sempurna. "maukah kamu menikah denganku??" Sungguh pertanyaan itu bagai belati yang menusuk tepat di hatiku. Ya Rabbi... tolong katakan jika ini mimpi, sungguh aku tidak kuat lagi mendengarnya. dia yang aku cintai dalam diam. dia yang ku sebut namanya dalam setiap bait doaku. Ternyata telah menjatuhkan hatinya kepada wanita lain. Ternyata telah menetapkan sosok lain sebagai rencana masa depannya. Ternyata telah menetapkan hati yang lain sebagai calon makmumnya. tepatnya kepada sahabatku sendiri. Air mata tak kuasa untuk ku bendung, ia turun bersama derasnya hujan. Rupanya langit pun merasa kepedihan yang sama denganku. Mungkinkah dia bukan Takdir Cintaku??? 🍁🍁🍁 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Hai selamat datang di cerita kedua ku.... Terima kasih bagi kalian yang sudah menyempatkan untuk membaca cerita ku. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...
All Rights Reserved
#5
syila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • Hai, Jodoh!! (End)
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • Kerfuffle (Tamat)
  • May I Love You?
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • Angel To Raya (END)
  • TAKDIR ALLAH [End!]

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines