POEM 1 - MALAM

POEM 1 - MALAM

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida dom, sep 16, 2018
WpInfo
Poesía
Wahai engkau yang senantiasa memberikan sajak romansa dalam tiap rasa cintamu menggebu --walau itu bukan untukku, disini malam begitu sepi nan tenang bersahaja.. Wahai engkau yang tiada henti menunjukkan karismamu lewat pemikiran pun 'ego'mu dalam menyampaikan pendapat, disini lagi-lagi malam begitu sepi namun tak hampa.. Wahai engkau yang bergelak tawa dengan harmonis -- setidaknya begitulah kiraku, disini nampaknya malam tetap sepi sambil bertemankan cicak yang sedari tadi menertawakan tanpa henti.. Wahai engkau yang tidak tahu menahu tentang rasa yang tengah tumbuh ini -- dan sampai kapanpun itu, disini malam begitu adil aku bahagia karenamu dan kamu tak tahu apa pun tentangku. -WidaMu 11:26/ 13 09 2018
Todos los derechos reservados
#154
rain
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lembut Seperti Doa
  • Andai bisa
  • Renjana
  • Segala Tentangmu ❝
  • Menanti dalam istiqomah
  • TENTANG RASA
  • ABSURD QUOTES II
  • Just Remembrance!
  • Mencintaimu Adalah Perang

> "Ini bukan tentang cinta yang penuh drama, tapi tentang tenangnya mencintai seorang perempuan yang membuat dunia serasa melambat, setiap kali ia tersenyum. Tentang lelaki biasa, yang jatuh hati bukan karena ingin memiliki, tapi karena ingin menjaga cara Tuhan menciptakan kelembutan." > Dalam buku ini, kamu akan diajak masuk ke hati yang sedang mencintai, tidak dengan gegap gempita, tapi dengan rasa yang diam-diam tumbuh, mengakar dalam, dan tidak pernah ingin pergi. > Ini kisah tentang mencintai seorang wanita yang begitu cantik dan lemah lembut- hingga dunia terasa lebih indah hanya karena ia ada. --- --- Quotes Pembuka "Cinta bukan hanya soal memiliki, tetapi tentang mendoakan dalam diam, menjaga dalam jauh, dan mencintai dalam segala bentuk keheningan." --- Dedikasi Untuk perempuan yang kusebut dalam setiap doaku, yang membuat malamku bersinar lebih lembut, dan hidupku terasa lebih utuh --- Ucapan Terima Kasih Aku ingin berterima kasih kepada Tuhan, yang menghadirkan cinta seindah ini ke dalam hidupku. Untuk perempuan yang menjadi alasan mengapa setiap kata lahir dari ketulusan: kau adalah hujan paling syahdu yang pernah aku doakan. Terima kasih juga untuk diriku sendiri, yang mau tetap percaya pada kekuatan cinta, bahkan di saat dunia terasa sunyi. Untuk kamu yang membaca buku ini - semoga hatimu merasakan hangatnya cinta yang tak harus sempurna untuk disebut abadi. --- Tentang Penulis seorang penulis yang percaya bahwa kata-kata bisa menjadi rumah bagi perasaan yang paling sunyi. Melalui setiap huruf dan kalimat, ia mencoba mengabadikan rasa rindu, bahagia, dan harapan yang seringkali sulit diucapkan. "Lembut Seperti Doa" adalah karya yang lahir dari perjalanan hatinya - sebuah surat cinta untuk seseorang yang ia kagumi dengan segenap jiwa. ---

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido