Story cover for na the a by Bangyiii
na the a
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado sep 16, 2018
Kuseduh kopi dari tetesan embun
Kunikmati dengan kerlip bulan
Seperti malam yg biasanya
Aku masih saja merindu

Kau seduh secangkir teh dari dedaunan hijau
Kunikmati aromanya
Mewangi menuntun mata melirik
Seperti biasanya
Kau tetap saja cantik

Ku nikmati senja yg indah
Dengan secangkir anggur merah
Aku mabuk.
Kukira aku mabuk oleh minumanku
Ternyata aku mabuk oleh senyummu
Seperti biasa ilusi menggambarkanmu dalam halusinasi.

Seperti puisi kau masih saja inginku tulis.
   -Bangyi.
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir na the a a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku de D_Prayogo
5 partes Concluida
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
• EUTANASIA • cover
LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG  cover
Tepian Semu || Lilynn✅ cover
Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ] cover
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku cover
Jangan pergi (End) cover
Hanya Rindu Dan Trauma cover
Let him go... cover

• EUTANASIA •

51 partes Concluida Contenido adulto

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "