Destiny

Destiny

  • WpView
    Reads 349,323
  • WpVote
    Votes 25,780
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 30, 2016
Sebelum ayahku kembali pergi ke Alaska, ia dan para rekannya memberiku seekor anjing ras Alaskan Malamute yang kuberi nama Diego yang akan menemaniku agar tidak merasa kesepian selama ditinggal pergi oleh ayahku. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, karena tiba-tiba saja Diego menghilang membuatku sedih dan sepi. aku pun memutuskan untuk mencarinya hingga akhirnya muncul seorang pria aneh yang mampu membuatku lemah dan gugup hanya dengan mendengar suara rendahnya dan tatapan tajam dari iris birunya yang jernih saat ia menyelamatkanku dari sekelompok orang tak dikenal yang mengejarku bagai mangsa. Pencarianku pada Diego pun berakhir saat ku dapati ia ada rumah namun dalam keadaan yang mencengangkan... "Copyright© 2014 by radif_chan. Cerita ini hanya di publikasikan di Wattpad."
All Rights Reserved
#14
lycan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNWICH
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Di Balik Bayang Asa
  • Permai World [COMPLETED]
  • Werewolf Travis
  • The White Alpha
  • The Hunter's Moon (Moon Series #1)
  • My Sister Is Mine (Werewolf)
  • Intentional Accident [Completed]
  • ENIGMA
DUNWICH

"Jauhi gelapnya malam... dan indahnya bulan, jika kau ingin terhindar dari kutukan." Itulah yang dikatakan seorang peramal padaku beberapa bulan lalu. Saat itu aku hanya tertawa. Siapa yang percaya pada kutukan di zaman modern ini? Namun, semuanya berubah ketika aku pindah ke sebuah kota kecil di Amerika Serikat-tempat yang terasa terlalu tenang, terlalu asing. Ayahku yang keras kepala memaksaku meninggalkan hiruk-pikuk New York demi 'kehidupan yang lebih aman'. Awalnya semua baik-baik saja. Bahkan, aku bertemu seorang pria yang membuat detak jantungku kacau. Senyumnya hangat, matanya dalam-terlalu sulit untuk tidak jatuh hati. Tapi entah kenapa, bayangan kata-kata sang peramal mulai kembali menghantuiku. Saat malam turun, kota ini berubah. Ada sesuatu di balik kabut dan keheningan malam. Sesuatu yang mengintai. Sesuatu yang haus. Ketika saudara kembarku menghilang tanpa jejak, segalanya menjadi mimpi buruk. Dan pria yang kupikir bisa kupercaya... ternyata menyimpan rahasia yang jauh lebih kelam dari yang bisa kubayangkan. Kini aku berdiri di ambang dua pilihan: tetap bersembunyi dalam cahaya semu, atau masuk ke dalam gelap yang penuh bahaya untuk menemukan kebenaran. Apakah kutukan itu benar-benar nyata? Atau aku hanya menjadi bagian dari sesuatu yang jauh lebih tua... dan lebih mengerikan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines