Story cover for Quotes Aesthetic by karinajustine
Quotes Aesthetic
  • WpView
    Reads 95,536
  • WpVote
    Votes 2,473
  • WpPart
    Parts 116
  • WpView
    Reads 95,536
  • WpVote
    Votes 2,473
  • WpPart
    Parts 116
Ongoing, First published Sep 17, 2018
Senja lebih tau caranya pamit meninggalkan hari.
Sedangkan kamu. Dengan mudahnya pergi tanpa pamit, seraya meninggalkan luka sayat pada hati yang begitu sakit.

~~~

s l o w
u p d a t e

-Happy Reading💝-
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Quotes Aesthetic to your library and receive updates
or
#42kutipankata
Content Guidelines
You may also like
Cheerful Girl [ENDING] by RosyPutri4
53 parts Complete
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
You may also like
Slide 1 of 9
Quotes cover
Coretan Kata Tanpa Rasa cover
ALASKA ✔ [SUDAH TERBIT] cover
Snow Man (ON GOING) cover
My Crazy BadBoy (TERBIT) cover
Cheerful Girl [ENDING] cover
[END] Blind Rainbow cover
Seperti Senja [COMPLETED] cover
Langit. cover

Quotes

172 parts Complete

🍁 🍁 🍁 # Kumpulan quotes cerita wattpad Dan di saat bibir tidak bisa berucap. Memendam perasaan sendirian. Mengubur segala emosi sedalam dalamnya. Hingga menumpuk, bahkan hatimu tak akan muat menampungnya. Dan di saat itulah air matamu jatuh mewakili segala emosi dan perasaanmu tanpa kata. 🍁 🍁 🍁