Story cover for Quotes Aesthetic by karinajustine
Quotes Aesthetic
  • WpView
    Reads 95,583
  • WpVote
    Votes 2,473
  • WpPart
    Parts 116
  • WpView
    Reads 95,583
  • WpVote
    Votes 2,473
  • WpPart
    Parts 116
Ongoing, First published Sep 17, 2018
Senja lebih tau caranya pamit meninggalkan hari.
Sedangkan kamu. Dengan mudahnya pergi tanpa pamit, seraya meninggalkan luka sayat pada hati yang begitu sakit.

~~~

s l o w
u p d a t e

-Happy Reading💝-
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Quotes Aesthetic to your library and receive updates
or
#55kutipankata
Content Guidelines
You may also like
Cheerful Girl [ENDING] by RosyPutri4
53 parts Complete
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
You may also like
Slide 1 of 9
SATRIA (Completed) cover
[END] Blind Rainbow cover
Cheerful Girl [ENDING] cover
Aletta cover
Snow Man (ON GOING) cover
Coretan Kata Tanpa Rasa cover
Have a Nice Dream [Completed] cover
My Crazy BadBoy (TERBIT) cover
ANARAN cover

SATRIA (Completed)

52 parts Complete

WARNING!!! INI CERITA ANAKNYA YOGI DAN KINARA (MY ICE BOY) "Dan lo siapa? Berani-beraninya lempar gue pake kertas ini?" Dia merebut kertas itu dari tangan gue dan menunjukkannya. Gue kaget, gue kesel, kenapa dia malah nanya balik sih! Bukannya jawab dulu pertanyaan gue tadi! Gue mengangkat tangan sambil mengepalnya "Uuh, kalo lo cewe gue jambak tuh rambut" "Oh yah?" "Yaelah nih cowo kurang ngajar banget sih" "Lo gak tau gue?" "Dih, siapa juga yang mau kenal sama lo" "Banyak yang mau kenal sama gue" Jawabnya sombong. "Oh yah? Masa sih?" "SATRIAAAAAA!!!!" Gue mendengar teriakan cewe-cewe yang menggelegar di sekolah. Untung sekolah gak runtuh. Mereka berlari ke arah kita sambil membawa berbagai barang. Ada yang pegang coklat, bunga, bahkan boneka:v Gue mengerutkan kening menatap mereka. Meresa heran dengan semua ini. Gue liat cowo yang di hadapan gue itu, dia malah tersenyum miring seolah-olah mengatakan "Gue punya banyak Fans disini" "So gimana?" "Bodo amat!!"