I AM NOT A MONSTER

I AM NOT A MONSTER

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 23, 2018
Ditindas di rumah, dianiyaya di lingkungan, dikucilkan di sekolah, pelecehan seksual, dan menjadi pecundang. Tentu saja hal itu membuatku depresi. Setiap malam aku selalu sulit tidur karena mendengar bisikan aneh yang mungkin disebabkan hal-hal buruk yang datang kepadaku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Goodbye Alaska [END]
  • Universitas Penyembah Setan
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • Verronica (COMPLETED)
  • Welcome Home, Saga!
  • BEDA DUNIA
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Raluna

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."

More details
WpActionLinkContent Guidelines