Arcella Amanda, salah satu dari banyaknya wanita di dunia ini yang menjadi korban dari toxic relationship. Cinta pertamanya, juga cinta yang paling membekas lukanya di hidup. Pasti, sangat sulit melupakan luka itu seumur hidup Arcella.
Cantik, idaman banyak laki-laki, namun masih ada saja laki-laki yang menyia-nyiakannya.
Playing victim, kasar, manipulatif, semua sifat laki-laki itu telah dirasakan semua oleh Arcella. Arcella perlahan mencoba keluar dari hubungan itu dan mencari pasangan yang bukan angannya, tetapi yang ia butuhkan.
Namun, setelah Arcella berhasil melangkah maju dari kehidupan masa SMA-nya yang sangat menderita, ia bertemu lagi dengan sosok lelaki itu. Lelaki yang membuatnya terluka batin hingga sulit dilupakan.
"Aku pernah menyayangimu, tapi rasa itu aku yakin, Tuhanku tak mengizinkannya kembali." -Arcella Amanda.
"Kalau kamu jatuh cinta, berarti sudah siap dengan konsekuensinya. Sakit hati atau terluka"
2 kalimat yang berbeda dengan makna yang sama. selalu terlintas dibenak Shania. Yang membuatnya nyaman dalam ruang sendiri. Sehingga melupakan orang orang sekitar yang tulus menyayanginya. Termasuk Arya, sahabat masa putih abu-abu nya hingga sekarang-mungkin.
Hidup Shania hitam-putih. Hambar. Padahal Arya sudah selalu berusaha mewarnainya. Tapi tetap saja, tidak ada perubahan. Entah memang tidak ada,atau belum. Beda kan ?
Shania terlalu takut jatuh cinta, bukan tanpa kecuali. Jelas ada sebuah kegagalan yang membuatnya seperti itu.
Hingga datang sosok Daffa didalam hidupnya. Entah siapa lelaki itu yang Shania pun tidak mengerti,ia dengan mudahnya masuk ke dalam kehidupan Shania. bukan hanya masuk, namun kerap sekali memenuhi isi kepala Shania.
Siapa yang berhasil mengobati luka lama Shania dan membawa Shania keluar dari ruang sendiri itu.
Siapa sosok Zidan? Yang selalu disangkutpautkan dengan Shania?