Air Mata Anne

Air Mata Anne

  • WpView
    Reads 2,915
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing2h 39m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 4, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Kekuatan hati yang dimiliki Anne tidak melepaskan dirinya dari keterpurukan. Anne, seorang anak yang tidak pernah mengenal air mata, bahkan saat tersulit sekalipun ia mampu menutupnya dengan tawa khasnya. Tapi tidak kali ini, bertubi-tubi masalah menghampirinnya, orang yang ia perjuangkan. Orang yang menjadi alasan untuk datang ke sebuah desa terpencil meninggalkan keluarga. Menghempaskannya hingga jatuh tidak berdaya lagi bahkan untuk berpegangan berdiri pun dia tidak mampu. Kesendiriannya di desa itu membuatnya harus tau diri bahwa dia tidak punya siapa-siapa. Hidupnya yang memang terbiasa dengan keterbatasan membuatnya mampu lebih bersabar, itu lah yang menjadi nilai positif dari penantiannya selama ini. Berharap Lika akan berubah. Tapi semua itu tidak berbuah dengan manis, tidak seperti apa yang ada dalam prediksinya. Hingga keadaan memaksanya memilih. Antara sahabat, keluarga, cinta dan karir.
All Rights Reserved
#2
tangisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nyangga
  • KISAH TENTANG PERJALANAN HIDUP
  • GALEN
  • My Best Mama
  • Mayong Sang Puteri
  • Seteguh Kasih Kita (C)
Nyangga

Kumpulan kisah-kisah dengan segala keberagaman yang tercipta karena ada, kalau gaada berganti ( ) eh apa ya... Memang agak aneh sih ini dibuat, tapi ini pernah terjadi dalam keseharian. Menarik sih, tapi bisa saja mengulur. Kan kalau lagi main layangan begitu. Eh apasih! Bersembunyi terkadang tanpa disadar, berada paling bawah, memberikan dampat diatasnya entah besar mau pun kecil. Yang jelas sesuat ini harus diciptakan, bisa di kotak-katik sesuai selera. Suatu alasan mengapa semua terjadi? Dan ada penyelesaian jawaban, lalu mencoba mendiami atau merombaknya. Pikirkan. Bukan begitu sekarang dinikmati untuk menuntut setiap tangga nada terucap pada garis tak beirama, tanpa atlas dunia. Rumah. Dari sini senantiasa mencoba menjadi penengah, meski terkadang salah juga. Habis melihat yang berdebat tak menimbulkan titik temu. Beruntung nya ada papan tiang yang menunjukan bahwa ada jalan bebas hambatan dari segala persoalan. Hadir dalam jeda, walaupun mungkin di antara atas dan bawah. Muncul dari ruang kecil. Menopang, sebelum itu terjadi di bagian paling bawah ada yang harus dikuatkan. Sebelum menggelar. Tapi kalau sudah terlanjur engga ada salahnya. Kan bisa di benahi, masih ada sapu, pel, serta pewangi kalau dicari atau ditunggu, mungkin. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines