ARKA
  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 21, 2018
(Slow Update) Arka Rey Mateo. Lelaki berwajah datar, dingin, dan memiliki sifat 'masa bodoh' dengan sekitarnya. Dirinya juga menjadi the most wanted dan kebanggaan para guru karena prestasi yang ia dapat. Hatinya akan goyah apabila menyangkut orang yang ia sayang. Baginya, melindungi orang tersayang adalah bukti bahwa orang tersebut sangat berharga. Kehidupan Arka berubah ketika Keisya datang menjadi anak baru di SMA Kartika. Dirinya menjadi sosok yang lain. Bahkan sikapnya menjadi kasar jika berhubungan dengan gadis itu. Keisya Putri Pratama. Gadis berparas cantik, ceria, dan murah senyum itu, juga menjadi the most wanted di sekolah barunya 'SMA Kartika'. Dirinya juga merupakan siswi berprestasi. Ia menjadi sosok yang terlupakan oleh Arka. Tapi, dirinya bertekad akan membuat Arka kembali mengingat siapa dirinya dahulu. 'Akankah Keisya berhasil? Atau menyerah di tengah-tengah jalan?'
All Rights Reserved
#707
cold
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines