Story cover for Tears in Motionless by CindyWhy_
Tears in Motionless
  • WpView
    LECTURAS 131
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 131
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado sep 19, 2018
Nasib cinta Claudy selalu bertepuk sebelah tangan. Namun semenjak Rizky datang dan mulai menunjukkan tanda-tanda cinta padanya, Claudy berusaha untuk memberi kesempatan. Yang  padahal Claudy tidak pernah punya rasa padanya. 

Ia ingin tau bagaimana rasanya cinta terbalaskan meski bukan bersama orang yang diinginkan. Dia yakin bahwa cinta akan datang karena terbiasa.


"mungkin kau ditakdirkan tuhan datang hanya untuk membuatku lebih kuat."~Claudy Wahyu Natasha.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Tears in Motionless a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
CINDY : Sebelum Aku Pergi de rasainiindah
11 partes Continúa
"Apa yang sanggup memisahkan dua hati yang saling mencinta? Katakan padaku, Cindy." Suara Rayven terdengar serak, seolah setiap katanya membawa luka yang tak bisa disembuhkan. Tatapan matanya merintih, memohon jawaban dari gadis yang berdiri di hadapannya-jawaban yang mungkin bisa menyelamatkan hatinya dari kehancuran. Cindy menatap tanah sejenak, bibirnya bergetar. Ia mengangkat wajahnya perlahan, menatap mata Rayven dengan pandangan yang dipenuhi air mata dan rasa sesal. Dengan suara yang lirih, sehalus angin yang menyesap di antara rinai hujan, ia menjawab: "Waktu, Rayven... dan tempat yang tak lagi sama." Air matanya jatuh, tanpa bisa dicegah, menyatu dengan tetes hujan yang membasahi dunia di sekitar mereka. Hujan turun seolah ikut menangis, mengiringi jiwa yang saling mencinta namun tak bisa bersama. Rayven menggeleng pelan, hatinya mencabik dari dalam. Ia meraih tangan Cindy, memohon dengan sisa harapan yang ia miliki, Namun Cindy menarik tangannya, perlahan tapi pasti, lalu melangkah mundur. "Kalau waktu memisahkan kita... maka aku akan menunggu selamanya!" Rayven berseru, suaranya nyaris patah. "Cindy, tolong... beri aku alasan! Kenapa kamu harus pergi? Kenapa bukan kita yang melawan dunia ini bersama?" Cindy tersenyum dalam tangisnya. "Karena tidak semua cinta ditakdirkan untuk dimenangkan, Rayven..." Kemudian ia berbalik, melangkah pergi, meninggalkan Rayven di tengah hujan yang kini terasa jauh lebih dingin dari sebelumnya.
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
ALTER EGO (TAMAT) cover
Claudia Lewis cover
Kamu dan Negara S1 [SELESAI] cover
MAS ! cover
ABOUT LIFE cover
CINDY : Sebelum Aku Pergi cover
ANA UHIBBUKA FILLAH  (End) cover
Believe cover

ALTER EGO (TAMAT)

34 partes Concluida Contenido adulto

Tuhan sangat ndak adil. Aku sudah kehilangan segalanya. Kebahagiaan, hidup tenteram, mahkota yang paling berharga, bahtera rumah tangga bahkan buah hatiku tercinta. Aku benci hidup ini. Benar-benar benci. Aku berada dalam dasar terbawah dari rotasi kehidupan, yang rasanya mendongakkan kepala saja ndak sanggup. Namun, lagi-lagi Tuhan bermain pada takdir. Dia hadir, dengan segala cahaya kemilau yang membuatku memudar. Dia juga lah yang mengulurkan tangan dan berkata, "Aku nggak akan ninggalin kamu." -- Kumala Putri Aku merasa sangat terberkati. Tuhan begitu baik padaku. Hidup dalam limpahan kasih sayang, cantik, menawan, anggun, dan kupikir-pikir hidupku terlalu mulus. Tak ada tantangannya. Tapi, sepertinya Tuhan memiliki skenario lain akan fungsiku di dunia. Aku hidup untuk menyelamatkannya. Aku mati pun untuk menyelamatkannya. Di saat aku berniat pergi, dengan memohon dia memintaku tetap bersamanya. "Jika kamu pergi maka hidupku ndak berarti lagi." Lalu aku harus bagaimana? -- Vanessa Putri Warning: Tulisan ini mengandung Mature Content, banyak kata-kata kasar, beberapa adegan kekerasan serta adegan dewasa. Jadi, mohon bijak dalam membaca. Cover by Anagraphic_