Teruntuk, Sajak Ku

Teruntuk, Sajak Ku

  • WpView
    Reads 197
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2020
Kadang,kata itu terlintas tanpa kau duga, belum siap untuk menulis nya di buku, namun hilang kembali. Kau hadir, namun tak hadir. Kau melihat, namun tak terlihat. Ya, kau menganggap aku mengatakan ini makhluk astral.. Ini bukan tentang itu, tapi tentang cinta yang tak terbalas~ -Melmel- Happy reading ya💕
All Rights Reserved
#17
angan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Unspoken Love
  • Erlangga
  • The Bleeding Lady [completed]
  • 𝐶𝑎𝑛'𝑡 𝐵𝑒 𝐴𝑙𝑜𝑛𝑒 ||𝑺𝑬𝑳𝑬𝑺𝑨𝑰||
  • DALAM DIAM ADA RASA
  • Senja Dan Jingga

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines