"Ish, rese bener sih jadi orang, nimpuk-nimpuk kepala orang segala!!" Gerutu gue sambil ngedarin pandangan ke arah belakang. Dan, yang bikin gue naik pitam yang nimpuk kepala tadi tuh, kakel yang tadi pagi nabrak gue, wah-wah gak bisa di biarin nih!
"Ehh, Maaf ya kak, kalo kurang kerjaan bilang! Jangan main tendang-tendang botol sembarangan, kena orang kan bahaya! Nih, botolnya kena gue tau!" cerocos gue tanpa jeda dengan nada kesal, sambil menujukan botol kosong tadi ke hadapanya.
"Sorry," ucapnya Datar.
"Gampang banget ngomong begitu, nih coba ya kak, kalo botol ini bikin otak gue geser gimana?! huh!" ucap gue dengan emosi yang meluap-luap sampe bikin kek Orgil gini.
"Lebay." ucapnya dingin nan datar.
~•~
'Percuma Gans,kalo irit ngomong'
- Azahra_pf
'Cewek cerewet yang sering nyusahin lebih cocok di panggil apa?'
- al.Fino
# 1 - tenfication
# 5 - basketball
Holla gengs, salam kenal kakak-kakak Author dan kakak-kakak Readers😊 baca ya ceritaku! Maap juga ceritanya Abstrak harap maklum baru jadi penulis amatiran hehehe :')
Jangan lupa tinggalin jejak kalian, saran dan kritiknya juga di tunggu :) gomawo♥
Follow ig guys : @nrlamelia1
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
45 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
45 Kapitel
Abgeschlossene Geschichte
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim
"Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan
" Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung
" Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut
.
.
"jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu
"makasih kak" jawabku
"tanganmu gapapakan ??"
" nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik
"ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan"
Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku.
.
.
"Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku
" Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar
" Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin.
" APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya
sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??"
Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami.
.
.
Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺
Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏
•••
Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️
Selamat membaca, Enjoyyy !✨
(Rabu, Sabtu 💕)
<3 hysunshinee