Senja Menuntut Banyak Cerita

Senja Menuntut Banyak Cerita

  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 21, 2018
Pagi ini aku dibangunkan oleh terik sang mentari yg memaksa ku untuk bergerak dari tempat tidur. Banyak hal yg akan aku lewati pagi ini termasuk pemandangan dimeja makan yg tidak asing lagi bagi ku. Ya setiap pagi aku harus duduk dimeja makan tanpa orang tua and tidak seperti anak2 lain pada umum nya yg setiap pagi selalu didampingi oleh orang tua mulai dari Dibangunkan dipagi hari,Sarapan bersama,Diantar ke sekolah,Dll Nama ku JENNI ARYLA dan kalian bisa memanggil ku JEJE. Aku suka melihat senja, bagi ku senja adalah pemandangan yg sangat indah. Ohiya aku mempunyai kakak laki-laki yg sangat...sangat...sangat... menyebalkan tapi dia bisa membuat aku tidak merasa kurang kasih sayang. Seperti yg aku ceritakan diatas aku selalu ditinggal oleh orang tua ku, terkadang aku pernah merasa iri dengan teman-teman ku yg lain karena mereka bisa mendapat kasih sayang dari orang tua. Dan inilah cerita ku:v "Walau Terpuruk Aku Masih Bisa Bangkit, Kurang Kasih Sayang Tapi Aku Tetap Konseling" -JEJE
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mahligai Sunyi
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • SENJA TERAKHIR[Hiatus Sementara]
  • The Other Me (on going)
  • Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat
  • Halo selamat membaca kisah pertama ku
  • Merindukan senja
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Gadis Desa Jadi Milliarder (END)
  • ALONE || JENO LEE

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido