MANTAN || Crush

MANTAN || Crush

  • WpView
    LECTURAS 3,947
  • WpVote
    Votos 93
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 23, 2024
"Ra" panggil nya lembut. Alih-alih menjawab, Ara hanya berdehem. "Ara sering nanya kita ini apa kan?" Raut wajah Ara seketika berubah. Topik menarik, persetan dengan dia yang sedang mode kesal. Dengan cepat mendekat kan wajah nya kedepan. Tepat di sebelah bahu kiri Zafran, agar lebih jelas mendengar suaranya. Hingga rambut Ara menerpa lembut pipi Zafran. Zafran tersenyum simpul, "Kita ini ga pacaran, tapi ..." "Tapi apa? temen?" "Bukan." "Terus, pembantu sama majikan?" "Bukan heh, ngaco." "Terus ?" "Ta'aruf jalur dajjal." Hening, Ara mengernyit. Sampai akhirnya Zafran tertawa, hingga membuat Ara ikut tertawa. Kesal, tentu. Seharusnya dari awal Ara sadar agar tidak berharap lebih ke Zafran untuk membahas hal yang serius. "Kocakk sii, mana ada kek gitu." "Ada nih." seraya menggenggam tangan Ara yang ada di kantong hoodie nya, lalu dikeluarkan tangan tersebut. Menunjukkan nya didepan Ara, "buktinya kita." Sial. ___,,____ Ahhh, rasanya selalu menyenangkan mengingat masa-masa itu. Sampai aku sadar, bahwa waktu merampas segalanya, hilang ditelan keadaan.
Todos los derechos reservados
#436
friendly
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Friendship In Love
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Abu Abu [ completed ]
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Little Girl : Love Story Begins [END]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • RAISEN
  • Unforgettable Love

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido