Pencatat April

Pencatat April

  • WpView
    Reads 473
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 3, 2018
Hidup adalah tentang perjuangan. Dan perjuangan ini seperti layaknya kita memainkan rubik. Awalnya semua warna tersusun rapi, terlihat cantik dan begitu sempurna. Hingga saat kamu memutuskan untuk berani bermimpi dan memiliki mimpi. Mengenal rindu hingga jatuh pada cinta. Mencoba menanti sampai lupa pada arti. Menyapa jarak yang padahal selalu ambigu. Melihat luka pada rasa yang selalu mati. Merasa sayang pada takdir yang tak bisa dimiliki. "Prengg!!!".... seperti piring pecah hidup mu menjadi acak corak, semua warna menjadi berantakan.. Putih beralih ke posisi hitam, merah berjumpa dengan hijau, kuning menenggelamkan biru, jingga menjadi warna penyelaras diantara warna gelap. Tapi satu, bumi masih sudi menampung dirimu, jadi tak usah tenggelam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Destiny
  • Bersamamu
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • never give up
  • pengendali hati
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Laut dan Langit

Kalau tahu akan jadi seperti ini jadinya, kenapa aku tidak mulai dari awal cerita dalam diam ku? Rasanya menyenangkan hanya bicara dengan hati. Tidak perlu mendengarkan yang lain bicara, cukup dengarkan hati ku. Ku rasa senja juga melakukan yang sama seperti ku. Tanpa perlu memperdulikan cicit burung dan suara binatang-binatang lain. Dia tetap menarik matahari ke arah barat. Tanpa perlu mengindahkan permintaan manusia yang meminta cahaya indahnya agar jangan cepat pergi, tapi dia tetap bergelung untuk mengubah langit jingga menjadi hitam. Ah, mengapa tak ku lakukan sejak dulu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines