Bintang Jatuh

Bintang Jatuh

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 3, 2018
[Teen fiction] Rin hidup dalam rahasia, kenyataan kalau dirinya adalah saudara kembar seorang artis tenar dan hal-hal tentang keluarganya yang tidak menyenangkan dia tutup rapat-rapat. Tidak diperhatikan, dimarahi guru, hukuman, dan cibiran adalah makanan sehari-hari Rin. Tak apa, karena Rin tahan banting. Hingga suatu saat, seseorang berhasil menyulut api kebencian dalam dirinya. Bisakah Rin memadamkan api kebencian itu? "Aku adalah bintang jatuh. Dan aku tidak akan terbakar di atmosfer sebelum bumi tahu betapa dahsyatnya diriku." - Rindya Maulisa Singgih
All Rights Reserved
#87
kesetiaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Dinar vs Si Kembar [Pindah ke DREAME]
  • Strong Girl Michella (END)
  • NADIRAEFAL
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • REINA
  • KEPERGIAN SENJA
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Kematian Hati
  • My Loneliness

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines