Story cover for Coretan Belaka by chichavr
Coretan Belaka
  • WpView
    Odsłon 4
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
  • WpView
    Odsłon 4
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
W trakcie, Pierwotnie opublikowano wrz 22, 2018
Sekedar coretan rangkaian kata yang akhirnya jadi sebuah bait-bait yang serasi
Wszelkie Prawa Zastrzeżone

1 część

Zarejestruj się, aby dodać Coretan Belaka do swojej biblioteki i otrzymywać aktualizacje
lub
#61baitkata
Wytyczne Treści
To może też polubisz
To może też polubisz
Slide 1 of 10
PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK cover
kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2) cover
Kupu-Kupu Terjatuh di Atas Syajadahku cover
Rembulan Yang Sirna cover
OBSERVE [GeminiFourth] cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover
Pesan Sunyi cover
Pikul Pilu Pada Pulangmu cover
My Wish cover
30 Aksara Mahabbah [Hiatus] cover

PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK

75 części W trakcie

PUISI PANJANG UNTUK HIDUP YANG PENDEK Sebuah Buku Muhasabah Berkehidupan Sebab hidup hanyalah mampir minum, pastikan air yang kau sesap adalah mata air kebaikan. Hidup manusia seringkali terasa seperti kedipan mata di hadapan semesta-begitu singkat, ringkih, dan lekas berlalu. Namun, dalam keberadaannya yang pendek itu, tersimpan ruang-ruang tak terbatas untuk menemukan makna. Buku ini hadir sebagai jembatan untuk melintasi ruang tersebut. Buku Puisi Panjang untuk Hidup yang Pendek bukanlah sekadar barisan rima motivasi. Ia adalah sebuah undangan untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia, lalu menyelam ke dalam relung batin yang paling sunyi. Di sana, kita akan diajak menanggalkan topeng-topeng ego untuk menemukan hakikat: Bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan dalam tumpukan harta atau kilau takhta, melainkan dalam ketulusan menjadi sebaik-baiknya manusia. Melalui kompilasi syair kontemplatif ini, Anda akan diajak merenungi: • Bagaimana membasuh luka masa lalu dengan penerimaan. • Bagaimana menanam benih manfaat di tanah yang gersang. • Bagaimana menemukan kebahagiaan tersuci di tengah ujian yang getir. Bacalah, dan biarkan hidupmu yang pendek ini menjadi puisi yang paling indah untuk dibaca oleh Tuhan dan sesama.